'

Pasca Cingkoko Digrebek, Polisi Tetapkan 6 Tersangka Beirikut Uang Belasan Juta

Wakapolres Tanjungpinang Kompol Andy Rahmansyah didampingi Kasat Reskrim AKP Dwihatmoko Wiraseno saat press rilis kasus perjudian cingkoko, Jumat (27/10).

Wakapolres Tanjungpinang Kompol Andy Rahmansyah didampingi Kasat Reskrim AKP Dwihatmoko Wiraseno saat press rilis kasus perjudian cingkoko, Jumat (27/10).

Tanjungpinang, LintasKepri.com – Kepolisian Resort Kota Tanjungpinang akhirnya menetapkan 6 orang tersangka berikut bandar setelah sebelumnya melakukan penggrebekan judi dadu guncang atau yang dikenal dengan istilah Cingkoko di Pelantar Hitam Jalan Potong Lembu, Kelurahan Kamboja, Kecamatan Tanjungpinang Barat, Kamis (26/10) kemarin.

Mereka terdiri atas 2 bandar berinisial IF (46), dan AK (48) serta 4 orang masing masing yakni FM (47), WA (43), AT (46), dan SL (61).

“Dari hasil Penyidikan, keenam orang tersebut telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus perjudian,” kata Wakapolres Tanjungpinang Kompol Andy Rahmansyah saat memimpin langsung press rilis di Mapolres Tanjungpinang, Jumat (27/10).

Ia menerangkan, penggrebekan arena perjudian yang terletak di Pelantar Hitam tersebut atas laporan Sukhoi Adi Komar.

“Pelapora atas nama Sukhoi Adi Komar dengan LP A/126/10/2017 Reskrim,” ucapnya.

Inilah uang tunai yang dipakai untuk bertaruh sebesar Rp14.086.000 diamankan polisi.

Inilah uang tunai yang dipakai untuk bertaruh sebesar Rp14.086.000 diamankan polisi.

Andy menerangkan bahwa dari hasil penggrebekan di arena judi Kamis sore kemarin, anggota Satreskrim Polres Tanjungpinang berhasil mengamankan beberapa barang bukti.

“Barang bukti yang diamankan ada tiga buah dadu, satu piring putih,satu mangkok hitam, meja tempat bermain, dan uang tunai yang dipakai untuk bertaruh sebesar Rp14.086.000,” tuturnya.

Pelaku dijerat dengan pasal 303 atau 303 Bis dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun.

“Dua diantaranya sebagai bandar akan dijerat dengan pasal 303 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara, sedangkan keempat pemain tersebut kami gunakan atau 303 Bis dengan ancaman hukuman maksimal 4 tahun penjara,” ucapnya.

(Iskandar)

Baca juga :

Top