Pemko Tpi

Otak Pelaku dan BB Pengoplos Gas Subsidi Diamankan Polisi

AKBP Kristian Parluhutan Siagian S Ik M Si, Kapolres Tanjungpinang, saat ekpos penggerebekan gudang pengoplos Gas, (2/10)
AKBP Kristian Parluhutan Siagian S Ik M Si, Kapolres Tanjungpinang, saat ekpos penggerebekan gudang pengoplos Gas, (02/10)

Tanjungpinang, LintasKepri.com – Pengoplosan Gas berukuran 3 Kg (Subsidi)  ke tabung 12 Kg disebuah gudang Jalan Sultan Sulaiman Km 5 bawah Kota Tanjungpinang yang di gerebek Tim Buru Sergap (Buser) Reserse Kriminal (Reskrim) Polresta Tanjungpinang pada Kamis (01/10) kemarin sekitar pukul 15.00 WIB, otak pelaku bernama Foan Tjon alias Pendek (48) warga RT 01/RW 02 Jalan Tambak, Kelurahan Kemboja, Kecamatan Tanjungpinang Barat, Kota tanjungpinang.

Selain otak pelaku, petugas juga mengamankan 4 orang serta puluhan barang bukti tabung Gas berukuran 3 dan 12 Kg, 1 unit timbangan duduk yang diduga digunakan untuk menimbang Gas yang telah diisi serta I unit mesin penyedot Gas yang telah dimodifikasi dengan cara dipasang selang dan regulator Gas. Kini semua barang bukti tersebut telah diamankan di Mapolresta Tanjungpinang.

Adapun nama-nama 4 pelaku diantaranya, Marizal, Saferius Suprianto alias Yanto, Slamet Widodo alias Dodo dan Rexa Amarta Tumurang. Fakta tersebut disampaikan langsung Kapolres Tanjungpinang, AKBP Kristian P Siagian S Ik M Si dalam jumpa Pers bersama sejumlah wartawan di Tempat Kejadian Perkara (TKP), Jumat (02/10) Siang.

Kristian mengatakan, pihaknya masih mengembangkan kasus ini. Karena selain melakukan pengoplosan, petugas juga menemukan puluhan Narkoba jenis Pil Ektasi di dalam laci meja pelaku.

Foan Tjon alias Pendek, Otak pelaku pengoplosan gas
Foan Tjon alias Pendek, tersangka otak pelaku pengoplosan gas

“Pasal yang dikenakan kepada pelaku yakni Pasal 53 huruf D Undang-undang Republik Indonesia (UU RI) Nomor (No) 22 tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi (Migas), dengan ancaman hukuman paling lama 3 tahun dan Pasal 8 ayat 1 huruf b jo pasal 62  ayat 1 UU RI No 8 tahun 1999 tentang perlindungan konsumen dengan ancaman hukuman paling lama 5 tahun penjara,” terangnya.

Kristian menghimbau kepada seluruh pelaku Narkoba serta Bandar agar bertaubat kembali ke jalan yang benar.”Saya himbau kepada Bandar dan Pelaku Narkoba agar cepat bertobat dan kembali kejalan yang benar,” tegasnya.

Kristian menambahkan, kehadiran pihak Kepolisian ditengah masyarakat untuk melindungi, melayani serta mengayomi. “Saya berterimakasih kepada seluruh masyarakat, RT/RW setempat yang turut berpartisipasi membantu, memberikan informasi dan bekerja sama dengan pihak Polisi dalam hal ini Polresta Tanjungpinang,” katanya.

Dalam jumpa Pers tersebut, Kapolres didampingi juga Kasat Reskrim AKP Reza Morandi Tarigan S Ik, Humas Polresta Tanjungpinang Ipda Syamsul Bahri, Kapolsek Tanjungpinang Timur, AKP Norman serta Kasat Narkoba AKP Abdurrahman S Ik. (Aliasar).