Pemko Tpi

Niat Bantu Masyarakat, Bripka Zulham Jual Makanan Cukup Bayar Rp1000 atau Seikhlasnya

Bripka Zulham saat Menjual Makanan Cukup Bayar Rp1000 atau Seikhlasnya.

Tanjungpinang, LintasKepri.com – Banyak cara untuk mewujudkan kepedulian terhadap sesama yang kekurangan atau hidup dalam kesusahan. Salah satunya dengan menjual nasi berikut lauk-pauk, harga murah.

Adalah sosok Bripka Zulhamsyah Putra, Ps Panit yang bertugas di Polsek Kawasan Pelabuhan Sri Bintan Pura, Tanjungpinang ini menjual makanan dengan harga murah di mobil Jeep hitam miliknya pribadi.

Masyarakat bisa membeli makanan dengan lauk yang disediakan hanya dengan membayar Rp1000 atau seikhlasnya yang dibuka mulai pukul 13.00 WIB sampai dengan selesai setiap hari.

Warung yang berupa mobil dengan desain khusus tersebut berlokasi tepat di depan Kantin KP3 seputaran Polsek Kawasan Pelabuhan SBP (depan Gedung Daerah) Tanjungpinang.

Di warung berupa mobil tersebut menyediakan menu makanan dengan harga murah meriah yang dibawa oleh Bripka Zulham.

Bripka Zulham melakukan hal itu berawal dari niat. Ia ingin membantu orang yang sedang kesulitan pada masa pandemi COVID-19 ini.

Ps Panit Intelkam Polsek Kawasan Pelabuhan Sri Bintan Pura ini membuat terobosan dengan moto “Siapa Saja Boleh Makan, Razia Perut Lapar Bayar Rp1000 atau Seikhlasnya”.

Kepada LintasKepri, Zulham menuturkan pernah menjumpai orang yang sulit untuk membeli makanan karena faktor ekonomi.

Dari kejadian itu ia dan sang istri Findinita, memikirkan bagaimana cara untuk membantu orang yang sedang sulit, namun tidak merendahkannya.

“Dari situ hati tergerak ingin membantu sesama dengan tidak merendahkan mereka. Meskipun ini nasi bantuan, tapi karena tidak mau merendahkan mereka, maka mereka tetap membeli nasi ini namun dengan harga Rp1000 atau seikhlasnya. Mereka bayarnya dengan cara memasukkan uang ke dalam toples. Jadi, saya tidak tahu mereka bayarnya berapa,” papar Zulham usai berjualan di lokasi, Rabu (17/2).

Meski ia mematok harga Rp1000 atau seikhlasnya, ada masyarakat yang membayar dengan uang koin Rp50 dan Rp20 ribu. Ada juga yang membayar Rp50 ribu dengan memesan 1 porsi makanan.

Bripka Zulhamsyah Putra, Ps Panit yang bertugas di Polsek Kawasan Pelabuhan Sri Bintan Pura, Tanjungpinang.

“Jadi mereka bebas masukkan uang ke toples. Sehingga dengan cara ini, mereka tidak malu untuk membeli makanan. Jadi saya tidak tahu siapa yang membayar dan bayar dengan uang berapa. Dengan itu kita sama-sama dapat pahala. Dan uang yang kita dapat hari ini untuk bahan memasak makanan besok, dan seterusnya,” jelas Bripka Zulham.

Mantan Walpri Wali Kota Tanjungpinang mendiang Syahrul ini setiap hari bersama sang istri menyiapkan 50 porsi untuk program Razia Perut Lapar ini. Namun, tidak menutup kemungkinan jumlah porsi makanan akan bertambah.

“Kita lihat dulu pandangan masyarakat. Kalau baik insyaAllah kita akan tambah diatas 50 porsi. Dan nanti kalau ada yang ingin membantu donasi kita siap terima donasi. Intinya kita sama-sama membantu,” tutur Zulham.

Saat berjualan, dia tak henti-hentinya mengingatkan masyarakat mengedepankan protokol kesehatan saat mengantre membeli makanan.

Ia juga menyebut lokasi jualan tidak hanya di depan Kantin KP3, dan bisa di tempat lain seputaran Tanjungpinang.

Sementara itu, Kapolsek Kawasan Pelabuhan Sri Bintan Pura, Kompol Anjar Y Widodo, mengaku sangat senang dengan niat anggotanya dalam membantu masyarakat.

“Kita senang ada anggota yang peduli dan membantu sesama. Kita dukung,” tegas Anjar.

Kapolsek ini berpesan kepada masyarakat agar dalam mengantre makanan harus tetap mematuhi protokol kesehatan dan tidak berdesakan.

“Dalam mengantri makanan sebaiknya tidak berdesakan. Harus utamakan protokol kesehatan karena saat ini masih pandemi COVID-19. Jangan takut tidak kebagian makanan,” tutup mantan Kasat Lantas Polres Tanjungpinang ini.

(san/dar)