Ngesti Minta Masalah Laut Natuna Utara Diselesaikan Secara Diplomasi

LPP Gurindam web
Wabup Natuna Ngesti Yuni Suprapti saat menyambut Pangkogabwilhan I Laksdya TNI Yudo Margono.
Wabup Natuna Ngesti Yuni Suprapti saat menyambut Pangkogabwilhan I Laksdya TNI Yudo Margono.

Natuna, LintasKepri.com – Wakil Bupati (Wabup) Natuna Hj. Ngesti Yuni Suprapti, meminta agar permasalahan pelanggaran wilayah yang terjadi disekitar perairan Laut Natuna Utara, diselesaikan secara diplomasi atau bernegosiasi.

Hal itu disampaikan Ngesti kepada Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) I, Laksamana Madya TNI Yudo Margono, saat keduanya bertemu dikediaman Komandan Korem (Danrem) 033/Wirapratama Brigjen TNI Gabriel Lema, di KM 14 Sei Timun, Senggarang, Kota Tanjungpinang, pada Minggu (05/01/2020) kemarin.

“Kebetulan beliau (Pangkogabwilhan I, red) menyempatkan diri untuk berkunjung ke kediaman Danrem, setelah mengunjungi Natuna selama dua hari, terkait adanya konflik RI dan China di Laut Natuna Utara,” sebut Ngesti kepada media ini melalui pesan singkat, Senin (06/01/2020) pagi.

Tampak Wabup Natuna Ngesti Yuni Suprapti saat berbincang dengan Pangkogabwilhan I Laksdya TNI Yudo Margono, dikediaman Danrem 033/WP Brigjen TNI Gabriel Lema.
Tampak Wabup Natuna Ngesti Yuni Suprapti saat berbincang dengan Pangkogabwilhan I Laksdya TNI Yudo Margono, dikediaman Danrem 033/WP Brigjen TNI Gabriel Lema.

Dalam kesempatan itu, Ngesti meminta agar pihak TNI dapat memberikan perlindungan keamanan bagi para nelayan Natuna, yang sedang melakukan aktifitas penangkapan ikan disekitar Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Indonesia.

Karena kata Ngesti, beberapa nelayan Natuna mulai resah akibat adanya pencurian ikan yang dilakukan oleh para nelayan asal negeri tirai bambu tersebut, dengan dikawal Coast Guard mereka.

Ngesti khawatir pendapatakan para nelayan asal daerah ujung utara NKRI itu menurun drastis, lantaran tidak berani melaut didekat ZEE, yang nota benenya menjadi ladang ikan dan pendapatan mereka selama ini.

“Saya tanyakan hasil pantauan Pangkogabwil I selama di Natuna, dan berharap masalah tersebut bisa segera diselesaikan dengan cara diplomasi. Kami juga meminta agar pihak TNI selalu mengawal nelayan-nelayan kita yang mencari ikan didekat ZEE,” ucap Ngesti.

Foto bersama dengan Plt. Gubernur Kepri, Isdianto.
Foto bersama dengan Plt. Gubernur Kepri, Isdianto.

Berdasarkan pengakuan Ngesti, Pangkogabwilhan I berjanji akan selalu menjamin keamanan bagi masyarakat dan nelayan Natuna.

“Kata Panglima, China masih berada di laut ZEE. Dua KRI milik TNI ditarik, dan akan digantikan dengan KRI yang lain, serta akan ditambah lagi jumlahnya,” terang Ngesti.

Dalam pertemuan itu, Ngesti didampingi oleh Wakil Ketua I DPRD Natuna, Daeng Ganda Rahmatullah dan Tokoh Masyarakat Natuna, Mustamin Bakri.

Selain itu, juga hadir Plt. Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Isdianto beserta rombongan Pemprov Kepri, Danrem 033/WP Brigjen TNI Gabriel Lema serta Ketua Persit Kartika Candra Kirana Korem 033 PD I Bukit Barisan.

Laporan : Erwin Prasetio