'

Natuna Kini telah Miliki Batik Khas, Ini Motifnya !!

Inilah motif kain batik khas Natuna, yang baru saja ditetapkan.

Inilah motif kain batik khas Natuna, yang baru saja ditetapkan.

Natuna, LintasKepri.com – Pemerintah Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), akhirnya telah menetapkan salah satu motif kain batik, yang nantinya akan dipatenkan menjadi batik khas dari Pulau Natuna.

Kain batik khas Natuna itu, memiliki corak bermotif putik buah cengkeh yang dipadukan dengan daun bambu berwana putih, dengan tambahan warna merah muda di bagian corak batang bambunya. Sementara untuk dasar kainnya berwarna biru laut atau biru muda.

Penetapan kain batik khas daerah yang terletak diujung utara NKRI itu, dilakukan melalui kontes karya batik anak daerah, yang digelar oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud), pada malam penutupan Pekan Expo Natuna 2019, yang bertepatan dengan hari jadi Kabupaten Natuna yang ke 20 tahun. Acara tersebut digelar di lapangan sepak bola Sri Serindit, Kelurahan Ranai, Kecamatan Bunguran Timur, pada Sabtu (12/10/2019) malam.

Para peragawati saat menampilkan sejumlah kain batik karya anak Natuna.

Para peragawati saat menampilkan sejumlah kain batik karya anak Natuna.

Dalam kontes yang diperagakan oleh para anggota Dekranasda Natuna itu, terdapat 26 motif batik karya anak daerah, yang diperlombakan. Namun berdasarkan penilaian dari para audien, akhirnya kain batik bernomor urut 5 itu, berhasil mendapatkan suara terbanyak, dengan perolehan 11 suara.

Atas dasar itulah, akhirnya motif batik tersebut ditetapkan sebagai motif batik khas Natuna, dengan disaksikan langsung oleh Bupati, Wakil Bupati, Sekda, Ketua beserta Anggota DPRD Natuna, Forkompimda, pimpinan OPD hingga ribuan masyarakat yang hadir pada acara penutupan Pekan Natuna Expo 2019.

Bupati Natuna Abdul Hamid Rizal mengatakan, bahwa cengkeh dan batang bambu merupakan salah satu ciri khas daerah yang berpenduduk sekitar 74 ribu jiwa tersebut. Sementara warna biru muda sendiri melambangkan warna laut Natuna yang jernih dan alami. Ditambah luas wilayah Natuna yang terdiri dari 99,25 persen yang merupakan lautan. Sehingga bukan tanpa alasan, jika para audien memilih motif tersebut sebagai kain batik khas Natuna.

Foto bersama para model yang menampilkan kain batik khas Pulau Natuna.

Foto bersama para model yang menampilkan kain batik khas Pulau Natuna.

“Tak salah lah itu audien memilih. Karna Natuna memang banyak pohon cengkeh dan bambu. Itu memang ciri khas daerah kita,” ujar Hamid, usai menerima kain batik dari salah seorang peragawati.

Hamid mengaku kedepan akan membuat surat edaran, tentang pemakaian kain motif batik khas Natuna kepada para pegawainya, dalam sebuah acara tertentu. Hal itu sebagai salah satu cara untuk mempromosikan potensi daerah yang berjuluk sebagai Laut Sakti Rantau Bertuah tersebut.

“Kita sudah tetapkan batik khas Natuna, ya mau tidak mau kita harus pakai lah. Walaupun hanya corat coret gitu motifnya,” pungkas Hamid, seraya meninggalkan panggung.

Kedepan, kain batik tersebut akan dilauncing dan diresmikan, sebagai motif khas batik Natuna.

Laporan : Erwin Prasetio

Baca juga :

Top