Pemko Tpi

Mundur dari Legislator, Ade Angga Kembalikan Mobil Dinas Besok

Ade Angga. Foto: dokumen LintasKepri.com.

Tanjungpinang, LintasKepri.com – Politisi Partai Golkar, Ade Angga, resmi mengundurkan diri dari anggota DPRD Kota Tanjungpinang. Surat pengunduran diri itu disampaikan ke pimpinan DPRD Tanjungpinang ditandatangani olehnya pada Senin 03 Mei 2021.

Ade Angga yang menjabat Wakil Ketua I di DPRD Kota Tanjungpinang itu mengajukan surat pengunduran diri dikarenakan ikut mencalonkan diri sebagai Wakil Wali Kota (Wawako) Tanjungpinang yang akan digelar pada 10 Mei 2021 mendatang.

“Dengan hormat saya sampaikan bahwa untuk kelengkapan administrasi pencalonan sebagai calon Wakil Wali Kota Tanjungpinang sisa jabatan 2018-2023. Maka dengan ini saya mengajukan pengunduran diri sebagai anggota DPRD Tanjungpinang asal Partai Golkar. Selanjutnya memohon kepada pimpinan DPRD agar dapat diproses lebih lanjut sesuai dengan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku. Demikian surat permohonan ini saya buat dengan sebenarnya untuk dapat digunakan sebagaimana mestinya,” tulis Ade Angga dalam surat pengunduran diri tersebut.

Ade Angga membenarkan pengunduran dirinya itu. Ia bersedia maju dalam Pemilihan Wakil Wali Kota (Pilwawako) tersebut. Dirinya memohon doa dalam perebutan kursi nomor 2 di Tanjungpinang itu.

“Iya benar. Mohon doanya ya,” kata dia, Selasa (4/5) siang.

Surat pengunduran diri Ade Angga sebagai anggota DPRD Tanjungpinang karena mencalonkan diri sebagai calon Wakil Wali Kota Tanjungpinang.

Dengan pengunduran diri itu, Ade Angga bersedia semua fasilitas yang diberikan kepadanya semasa menjabat Wakil Ketua I di DPRD Tanjungpinang dikembalikan.

“Wajib itu (dikembalikan). Besok saya kembalikan mobil dinas,” tuturnya.

Saat ini Ade Angga sedang membangun komunikasi ke anggota DPRD dan partai politik untuk Pemilihan Wakil Wali Kota Tanjungpinang ini.

Diketahui pengajuan calon Wakil Wali Kota Tanjungpinang ini dilakukan setelah mantan Wali Kota Tanjungpinang Syahrul tutup usia pada 28 April 2020 lalu. Wakilnya, Rahma, menjadi wali kota mengisi jabatan yang ditinggalkan mendiang Syahrul. Sehingga, kursi Wakil Wali Kota Tanjungpinang kosong.

Untuk mengisi kekosongan tersebut, Partai Gerindra dan Golkar berhak mengajukan calonnya masing-masing karena kedua partai ini merupakan pengusung pasangan calon (paslon) Almarhum Syahrul dan Rahma pada pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tanjungpinang 2018 lalu.

(dar)