'

Mengenal Lebih Dekat Sosok Nur Afni Dwi Anggraini Desainer Batik Gonggong

Nur Afni Dwi Anggraini bersama suami dan dua buah hatinya.

Nur Afni Dwi Anggraini bersama suami dan dua buah hatinya.

Tanjungpinang, LintasKepri.com – Nur Afni Dwi Anggraini atau yang sering di sapa Reni, adalah salah seorang wanita kelahiran Pulau Penawar Rindu (Belakang Padang).

Terlahir pada 27 Juli 1987, adalah seorang desainer yang mampu mengharumkan nama Provinsi Kepulauan Riau di kancah nasional baru-baru ini.

Pasalnya, ibu dari tiga anak ini telah membawakan salah satu seni budaya yang ada di Kepri yakni batik gonggong, dalam karya desain busana muslimnya yang tampil pada acara bertaraf internasional tersebut.

Reni sangat bahagia dan bangga karena telah memperkenalkan batik gonggong yang mungkin selama ini belum diketahui masyarakat di luar Provinsi Kepri.

“Saya sudah tiga tahun belakangan ini menjadi desainer busana-busana muslim ini. Namun pada saat saya berkesempatan untuk menampilkan hasil desain saya di pentas kemarin, saya mencoba memikirkan sesuatu apa yang bisa saya bawah dari sini untuk saya padukan didalam desain saya, dan alhasil saya memutuskan untuk memadukan batik tersebut di dalam busana yang saya desain sendiri,” tuturnya, Rabu (25/4).

Wanita yang sehari-hari mengabdikan dirinya di Pemerintah Provinsi Kepri sebagai salah satu pegawai di Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah provinsi ini, selain menjadi desainer, dirinya juga membuka sebuah butik busana muslim untuk pria dan wanita dari usia dini hingga lanjut bernama Amani Moeslim yang terletak di Batam.

img-20180425-wa0059“Jadi, saya juga buka usaha butik, sekarang masih satu tempatnya di Batam. Untuk masyarakat diluar Kota Batam yang ingin memesan busana muslim untuk keluarga atau kelompok pengajian boleh menghubungi wa saya di nomor Whatsapp 0811694333 dan juga bisa memfollow Instagram AmaniMoeslim,” ucapnya.

Selain itu Reni juga membuka kesempatan bagi para masyarakat yang ingin menjadi reseller untuk membantu memasarkan produknya secara online.

Kata Reni dari segi kualitas, dirinya dapat menjamin 100 persen bahan-bahan busana yang dirinya jual tidak diragukan dan untuk masalah harga, dirinya menjual dengan kisaran yang cukup terjangkau dari mulai Rp300 ribu hingga paling Rp800 ribu sesuai permintaan pelanggan.

“Kalau untuk masalah harga ini, masyarakat yang ingin menggunakan busana muslim saya, namun memiliki budget tidak mencukupi tidak perlu khawatir berapapun yang ada saya ambil. Misalnya cuma punya Rp150 ribu tapi mau busana saya tidak apa-apa saya akan kasih,” ucapnya.

Selain bisa digunakan untuk acara-acara resmi, busana muslimnya ini juga bisa digunakan untuk sehari-hari.

Reni berharap agar masyarakat khususnya yang berada di Kepulauan Riau agar dapat menerima branded busana muslim yang ia desain sendiri ini.

(M. Danu)

Baca juga :

Top