Mengejutkan, Pulau Ayam di Anambas Diduga Dijual

Pulau Ayam di Kabupaten Kepulauan Anambas. Foto: Humas Pemkab Anambas.

Kepri, LintasKepri.com – Kabar mengejutkan datang dari Kabupaten Kepulauan Anambas. Pasalnya, Pulau Ayam yang terletak di daerah itu diduga dijual melalui sebuah situs daring www.privateislandsonline.com yang dikelola Islands Inc, berkantor di Ontario, Kanada.

Dalam situs tersebut tidak mencantumkan harga. Melainkan penawaran harga sesuai permintaan yang ditulis dalam Bahasa Inggris open price request.

Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Provinsi Kepulauan Riau Isdianto, dikonfirmasi terkait hal ini mengaku belum mengetahui kebenaran informasi tersebut.

“Saya tanyakan dulu ke Bupati Anambas. Saya baru mendengar dari kalian (wartawan),” kata Isdianto di Kantor DPRD Kepri, Pulau Dompak, Kamis (25/6).

Namun demikian, Isdianto menegaskan bahwa WNI dilarang menjual pulau secara sembarangan. Melainkan sudah diatur dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Provinsi Kepulauan Riau Isdianto.

“Menjual pulau harus mendapatkan izin dari pemerintah pusat dengan berbagai pertimbangan lain tentunya,” tegas Isdianto.

Di dalam situs tersebut, juga dideskripsikan bahwa Pulau Ayam seluas 295 hektar adalah tempat pelarian ideal ke surga yang menawarkan peluang investasi besar untuk pengembangan resor yang mudah diakses dengan menggunakan alat transportasi laut berupa kapal motor (pompong) satu jam dari Pantai Padang, tak jauh dari Kampung Letung.

Pulau pribadi yang berdekatan dengan pulau favorit Malaysia, Pulau Tioman itu dikenal dengan kontur yang unik dan pemandangan yang indah.

Pulau Ayam memiliki pantai yang menakjubkan dan menawarkan air sebening kristal, disekitarnya dengan terumbu karang yang luas yang sama sekali tidak tersentuh hingga saat ini.

(san)