Menekan Angka Stunting, Pemkab Natuna Gelar Pelatihan KPM dan Serahkan Insentif Rp 48 Juta

Bupati Natuna Wan Siswandi, secara simbolis menyerahkan bantuan transportasi kepada kelurahan Sabang Barat di Gedung Pertemuan Kecamatan Suak Midai, Rabu , 13/09/2023.(Foto; Herry)
Bupati Natuna Wan Siswandi, secara simbolis menyerahkan bantuan transportasi kepada kelurahan Sabang Barat di Gedung Pertemuan Kecamatan Suak Midai, Rabu , 13/09/2023.(Foto; Herry)

 

NATUNA ,Lintaskepri.com  – Guna menekan angka stunting di Natuna, Bupati Natuna Wan Siswandi, secara simbolis menyerahkan bantuan transportasi kepada  kelurahan Sabang Barat di Gedung Pertemuan Kecamatan Suak Midai, Rabu , 13/09/2023.

Melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) menggelar pelatihan peningkatan Kader Pembangunan Manusia (KPM).

Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas kader pembangunan manusia (KPM) yang telah bekerja keras dalam upaya pencegahan dan penurunan angka stunting di Kabupaten Natuna.

Dalam sambutanya, Bupati Natuna, Wan Siswandi menyampaikan bahwa kader kesehatan kecamatan hingga desa adalah Garda terdepan dalam menekan angka stunting.

“Sebagai Garda terdepan dalam penekanan angka stunting, sehingga kader kesehatan harus memiliki edukasi yang baik terkait pencegahan stunting. Pelatihan ini menjadi salah satu usaha pemerintah dalam penekanan angka stunting di Kabupaten Natuna dengan memberdayakan kader kesehatan di kelurahan hingga desa,” terangnya.

Lanjutnya, selain itu juga kesejahteraan kader kesehatan menjadi salah satu perhatian pemerintah, karena kader kesehatan telah berjasa dalam membantu pemerintah dalam menekan angka stunting.

Bupati Natuna foto bersama dengan Camat Midai, Camat Suak Midai, Danposal,Kepala Desa dan tokoh masyarakat serta peserta pelatihan peningkatan kapasitas Kader Pembangunanan Manusia (KPM)

 

“Kami sadar penyerahan insentif ini masih sangat kecil, tapi secara bertahap kita harapkan dan anggarkan agar dapat meningkatkan setiap tahunnya. Kita harap kader kesehatan dapat bekerja secara maksimal sehingga angka stunting dapat ditekan,” terangnya lagi.

Diwaktu yang sama, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Andrizal zen menyampaikan,bantuan ini berasal dari APBD. Ini bukan hanya bentuk dukungan finansial, tetapi juga sebagai semangat bagi para kader kesehatan untuk terus berjuang dalam memerangi stunting di Kabupaten Natuna.

Kolaborasi lintas desa dan kecamatan menunjukkan komitmen yang kuat untuk mencapai tujuan bersama dalam upaya penurunan stunting di  Natuna.

Diakhir acara  pelatihan peningkatan kapasitas kader pembangunan manusia ditandai dengan penyerahan simbolis bantuan transportasi dengan total bantuan sebesar Rp 48.000.000.

Kegiatan penyerahan secara simbolis ini juga dihadiri oleh Camat Midai, Camat Suak Midai, Danposal,Kepala Desa dan tokoh masyarakat serta peserta pelatihan peningkatan kapasitas Kader Pembangunanan Manusia (KPM) .(Herry)