Melalui Surat, Bupati Natuna Minta KSP Tangguhkan Cicilan Nasabah Selama Sebulan

Bupati Natuna, Abdul Hamid Rizal.
Bupati Natuna, Abdul Hamid Rizal.

Natuna, LintasKepri.com – Pada Selasa (31/03/2020) lalu, Bupati Natuna Abdul Hamid Rizal, melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop UMK) Natuna, melayangkan surat kepada sejumlah Koperasi Simpan Pinjam (KSP) diwilayahnya.

Surat bernomor 501/Disperindagkop.umk/III/2020/116 tertanggal 31 Maret 2020 itu, dibuat Pemerintah Daerah agar pihak KSP dapat memberikan penangguhan cicilan kepada para nasabahnya, lantaran adanya pelemahan ekonomi yang berdampak pada pelaku usaha kecil hingga menengah, imbas dari penyebaran Corona Virus Disaese 2019 (Covid-19).

Pasar Ranai merupakan salah satu pusat perekonomian masyarakat Natuna.
Pasar Ranai merupakan salah satu pusat perekonomian masyarakat Natuna.

Surat itu dibuat menyusul pada Senin (30/03/2020) lalu, Bupati menerima sepucuk surat dari masyarakat, yang mengatas namakan pedagang kecil di Kabupaten Natuna. Dalam surat itu dijabarkan, bahwa saat ini para pedagang kecil sangat mengeluhkan akibat melemahnya daya beli masyarakat, ditambah dengan beban yang ditanggung oleh para pedagang atas angsuran cicilan harian kepada KSP.

Dikutip dari laman resmi setda.natunakab.go.id, edisi Jum’at 03 April 2020, Bupati Natuna menghimbau agar pihak KSP dapat memahami dan prihatin atas ancaman Covid-19, dan bersedia memberikan penangguhan angsuran pinjaman selama satu bulan, mulai dari tanggal 01 hingga 30 April 2020, kepada setiap nasabahnya. Sebab kata Hamid, bencana non alam yang terjadi, seperti isu wabah Covid-19, telah mengancam penghasilan para pelaku UMKM diwilayahnya.

Pelemahan ekonomi ini disinyalir terjadi setelah adanya himbauan dari Pemerintah Daerah mengenai Social Distancing, dimana salah satu pointnya adalah masyarakat dihimbau agar senantiasa berada dirumah jika tidak ada aktifitas urgensi diluar rumah, hingga Covid-19 dinyatakan tak lagi menghantui masyarakat.

Tampak aktifitas jual beli di Pasar Ranai, Natuna.
Tampak aktifitas jual beli di Pasar Ranai, Natuna.

“Penanganan Covid-19 berimbas pada lambannya pembangunan pada multi sektor, diantaranya perputaran ekonomi masyarakat, yang dilatar belakangi himbauan tetap dirumah dan tidak melakukan aktivitas. Sehingga yang paling berimbas adalah para pelaku usaha Kecil dan Menengah,” jelas Bupati, melalui rilis persnya.

Kabupaten Natuna, kata Hamid, adalah salah satu daerah yang cukup merasakan dampak dari penyebaran salah satu virus mematikan tersebut. Bahkan berakibat pada penurunan drastis penghasilan para pelaku UMKM.

“Terlebih lagi bagi pelaku usaha maupun masyarakat yang memiliki beban cicilan kepada Koperasi Harian (KSP, red),” tegasnya lagi.

img_20200403_214921

Berikut surat yang dilayangkan Bupati Natuna untuk para Pengurus Koperasi Harian di Kabupaten Natuna.
Berikut surat yang dilayangkan Bupati Natuna untuk para Pengurus Koperasi Harian di Kabupaten Natuna.

Laporan : Erwin Prasetio