Mekwanizar Terancam Dipolisikan

Pemko Tpi

-Terkait Aksi Koboi Menampar dan Siram Pengemis

Edi saat melapor ke Polsek Kota didampingi LSM Ketapang
Edi saat melapor ke Polsek Kota didampingi LSM Ketapang

Tanjungpinang, LintasKepri.com –Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Ketapang mengancam akan melaporkan Mekwanizar (Asisten I Pemko Tanjungpinang,red) ke polisi jika sampai besok Senin (17/5) tidak meminta maaf kepada keluarga korban. Hal ini terkait aksi koboi Mekwanizar menampar dan menyiram Edi, seorang pengemis dan juga penyandang disabilitas di Kedai Kopi Pagi Sore, Jalan Merdeka, Kota Tanjungpinang kemaren.

“Kita menunggu itikad baik dari Mekwanizar untuk menyelesaikan permasalah ini. Kami beri waktu sampai Senin. Ini permintaan dari keluarganya untuk menyelesaikan permasalah tersebut. Sebab mereka merasa tidak terima atas perlakuan Mekwanizar terhadap Edi,” kata Ketua LSM Ketapang Tanjungpinang, Avita Ully kepada LintasKepri.com, Sabtu (16/4).

Selain itu, Ully membeberkan bahwa korban sudah melakukan tes visum di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tanjungpinanh.

“Kalau tidak ada itikad baiknya mungkin permasalahan tersebut akan berlanjut ke meja Hukum,” ancam Ully.

Sebelumnya, Asisten I Pemko Tanjungpinang Mekwanizar telah menampar dan menyiram Edi, pengemis penyandang Disabilitas di Kedai Kopi Pagi Sore, Jalan Merdeka kemaren.

Perbuatan tercela itu dilakukan Mekwanizar lantaran kesal dipermalukan serta diketawain Edi ditempat umum.

“Saya kesal diejek, bahkan saya diketawain oleh pengujung lain atas perbuatan Edi,” ungkap Mekwanizar saat dikonfirmasi LintasKepri.com

Padahal sebelumnya, lanjut Mekwanizar, dirinya sering ketemu sama Edi, bahkan dia sering memberi apa yang Edi pinta.

“Setiap saya ketemu pasti saya bayar kopi, bahkan saya kasi uang, tapi kali ini saya emang kesal atas perbuatannya dan pegujung lainpun merasa risih atas perbuatan Edi itu,” beber Mekwanizar. (Afriadi)