Masyarakat Natuna Berharap Penyaluran Minyak Goreng Curah Merata

Natuna, LintasKepri.com – Terkait keluhan warga terhadap cara penjualan Minyak Goreng Curah (MGC) bersubsidi, dirasa tidak adil yang dilakukan oleh pemerintah.

Aminah (45) salah seorang warga Kecamatan Bunguran Selatan, Kabupaten Natuna, dirinya mengaku untuk mendapatkan minyak goreng curah bersubsidi tersebut harus mengantri lama.

Pasalnya, penyaluran minyak goreng curah itu hanya disalurkan pada satu titik saja dan tidak bisa membelinya lebih dari lima liter. Sehingga masyarakat untuk membelinya harus rela mengantri lama.

“Jatahnya cuma lima liter, coba minyak goreng itu di encerkan ke setiap wilayah, jadi kami masyarakat tak perlu jauh-jauh untuk mengantri,” ujar Aminah kesal.

Untuk tahap ke dua, Aminah berharap kepada pemerintah, agar dapat memberi kemudahan bagi masyarakat yang ingin mendapatkan minyak goreng tersebut.

Karena menurut Aminah, harga minyak Rp 15 ribu perliternya itu merupakan harga sangat terjangkau.

“Ya bang, kami ibu-ibu rumah tangga pasti cari harga yang murahlah,” ujarnya, Sabtu (11/06/2022) siang.

Ditempat terpisah, Kepala Dinas Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Natuna, Marwan, menjelaskan bahwa distribusi trip pertama ini memang tidak bisa merata.

“Untuk perdana minyak goreng curah ini, kita cuma di kasi kuota sebanyak 1000 liter,” terang Marwan, kepada media ini mealalui pesan singkat WhatsApp.

Namun demikian untuk tahap selanjutnya kata Marwan, pihaknya akan mendatangkan minyak goreng curah sebanyak 3000 liter.

“Makanya kita minta data setiap perkecamatan kebutuhan akan minyak goreng curah ini, karena 1000 liter manalah mencukupi untuk seluruh kecamatan di Natuna ini,” kata Marwan.

Tahap kedua nantinya sambung Marwan, minyak goreng curah ini akan disalurkan ke setiap kecamatan-kecamatan yang ada di Kabupaten Natuna.

“Sehingga untuk mendapatan minyak goreng curah, masyarakat tidak perlu melakukan antrian lama,” pungkasnya. (Erwin)