'

Masyarakat Harus Merasakan Pembangunan

* Ke Lingga, Jemput Aspirasi dan Bersiap Sambut Jokowi

Gubernur H Nurdin Basirun menegaskan, pembangunan tidak dapat dilakukan sekaligus, namun butuh perencanaan dan skala prioritas. Masyarakat Kepri yang tersebar di ribuan pulau, harus merasakan manfaat pembangunan dan kehadiran pemerintah.

“Saya datang ke sini membawa serta beberapa kepala OPD, kepada masyarakat sampaikanlah apa yang menjadi kebutuhan yang sangat mendesak atau prioritas yang bisa kami bantu,“ kata Nurdin saat bersilaturahmi dengan Masyarakat Dusun Buyu, Pulau Buyu, Kecamatan Rejai, Kabupaten Lingga di Masjid Al-Jihad, Sabtu (4/8).

Sepanjang Sabtu itu, usai menunaikan Safari Subuh Gubernur di Masjid Ar Ridhwan Jalan Engku Puteri Bukit Bestari Tanjungpinang, Nurdin yang didampingi Sekdaprov H TS Arif Fadillah melakukan safari silaturahmi ke Lingga. Nurdin terlebih dahulu ke Pulau Buyu. Setelah itu, Nurdin ke Pulau Singkep untuk melihat persiapan kunjungan Presiden Joko Widodo sempena Konferensi Tingkat Tinggi Kelapa Sedunia.

Di Pulau Buyu, selain menjemput aspirasi, Nurdin memotivasi anak-anak untuk memiliki optimisme yang tinggi. Mereka harus percaya diri serta memiliki tekad yang kuat agar tetap sekolah demi perubahan yang lebih baik. Nurdin yakin anak pulau punya kemampuan tidak kalah dengan anak-anak yang berasal dari kota dan mampu bersaing dan berkompetisi jika diberikan kesempatan.

“Saya ini anak pulau juga, tapi bisa jadi Gubernur. Kalau saya bisa, maka anak pulau yang lain juga harus bisa,” kata Nurdin memberi semangat.

Di Buyu, Nurdin sempat meninjau lokasi jembatan penyebrangan yang menghubungkan Dusun Buyu Kecil dan Dusun Buyu Besar. Pada peninjauan kali ini Nurdin memberikan beberapa masukan perihal teknis pembangunan jembatan dimaksud.

Peninjauan itu dilakukan setelah Kepala Dusun Buyu, Enen, menyampaikan bahwa masyarakat sangat berharap agar pemerintah dapat membangun jembatan penyebrangan yang menghubungkan antara Pulau Buyu Besar dan Pulau Buyu Kecil.

“Jembatan ini sangat kami dambakan. Nantinya bisa digunakan oleh anak-anak untuk menyebrang berangkat ke sekolah. Selama ini masih menggunakan perahu pompong yang tentunya berbahaya jika musim ombak lagi tinggi,” kata Enen.

Setelah menyampaikan keinginan masyarakat, Enen mengaku puas dan lega bisa menceritakan langsung ke Gubernur. Menurut Enen, walaupun belum tahu kapan akan bisa dibantu tapi paling tidak Gubernur sudah melihat kondisi di lapangan. Sehingga bisa ada gambaran untuk merealisasikannya.

Di Dabo Singkep, mengatakan, KTT Kelapa Sedunia dan kedatangan Presiden Jokowi diharapkan memberi efek yang baik pada perbaikan ekonomi terutama di sektor pertanian, perkebunan dan pariwisata. Karena itu, Nurdin berpesan memontum ini dimanfaatkan dan didukung penuh oleh seluruh komponen masyarakat. Nurdin mengingatkan Pemkab Lingga agar mempersiapkan betul secara teliti dan seksama segala rangkaian persiapan menyangkut kedatangan Presiden.

“Persiapkan betul agar rangkaian acarnya berjalan lancar dan sukses, mulai dari acara penyambutan, rangkaian perjalanan dari Bandara ke tempat acara, peninjauan hingga kembali lagi Presiden ke Jakarta, ” tegas Nurdin.

Untuk memastikan ini semua berjalan sesuai dengan yang diharapkan Nurdin turun langsung ke Dabo didampingi Bupati dan Wakil Bupati Lingga meninjau langsung beberapa Lokasi acara diantaranya lapangan bola kaki Merdeka Dabo, Wisma Ria, Gedung Kantor Eks PT. Timah, Gedung Nasional, hingga Bandara Dabo Singkep.

“Sejauh pemantauan saya beberapa lokasi acara telah siap, tinggal pembenahan dan dipercantik lagi dengan dekorasi dan pengecatan agar terlihat bersih dan rapi,“ Nurdin.(hzh)

Sumber: Humas Kepri

Baca juga :

Top