'

Masuk Pasar Ikut Jualan, Nurdin Dikerubuti Pembeli.

Gubernur Kepri H Nurdin Basirun memanfaatkan waktu usai safari shubuhnya dengan blusukan menyapa masyarakat di daerah yang dikunjunginya. Bersama Bupati Anambas Abdul Haris, Nurdin bersembang ke pasar ikan, pasar sayur dan ke toko-toko sembako.

“Kita nak memastikan kebutuhan masyarakat di pasar menjelang hari Raya idul fitri terpenuhi dengan baik dan harga-hrga tetap stabil,” kata Nurdin di Pasar Ikan Anambas, Kamis (7/6) pagi. Pada kunjungan kali ini Nurdin didampingi Kadis Kelautan dan Perikanan Edy Sofyan, Kadis Perindag Burhanuddin dan Kadispora Maifrizon.

Untuk memantau kondisi terkini, Nurdin dan rombongan yang berkeliling menggunakan kendaraan roda dua langsung menuju ke lokasi pasar ikan. Di pasar sudah terlihat ramai para pedagang dan pembeli saling bertransaksi satu sama lain.

Sesampai di pasar, Nurdin pun ikut aktif menjual ikan-ikan para pedagang. Nurdin menjual dan pedagang mencatat harga-harganya. Namun bukan pembeli yang membayar. Semua belanjaan itu dibayar oleh Nurdin.

“Berape neh ikan sekilo, ibu nak ikan ambil aja bu. Ambil ayo ambil ikannya saye yang bayarkan,” kata Nurdin sambil sekali kali berbincang dengan para pedagang dan pembeli.

Tanpa canggung dan seperti sudah terbiasa kadang Nurdin ikut serta mengambil kan ikan dan membungkuskannya lalu diserahkan kepada pembeli yang telah ramai memadati tempat Nurdin ikut berjualan.

Pemandangan yang sama juga dilakukan Nurdin saat meninjau pasar sembako dan pasar sayur. Sambil menanyakan beberapa hal kepada penjual mulai dari proses distribusi barang dan stabilnya harga jual di pasaran menjelang hari Raya Idul Fitri. Nurdin juga tak canggung ikut membantu berjualan, membungkuskan dan mencatat hasil dagangan.

“Sembako sayur mayur gimana dah pada naik belum, distribusi barang dagangan dari pelabuhan ke pasar apa ada kendala?” tanya Nurdin ke salah satu pedagang Pasar Inpres Siantan.

Menurut Bupati Haris untuk proses bongkar muat barang sampai saat ini bisa dibilang masih sangat lambat sehingga mempengaruhi distribusi barang dipasaran.

“Untuk bongkar muat barang di pelabuhan sampai saat ini satu Kapal pengangkut saja bisa memakan waktu sampai seminggu lebih. Hal ini karena kondisi pelabuhan yang masih bercampur dengan pelabuhan penumpang. Kedepan akan diupayakan pembenahan untuk memperlancar proses bongkar muat di pelabuhan,” ujar Haris.

Usai berkeliling di pasar Nurdin dan rombongan menuju ke salah satu jalan yang biasa disebut jalan semen panjang “SP” yang berlokasi di sepanjang  pinggiran tepi laut Tarempa.  Bupati Haris menunjukkan salah satu titik jalan yang terlihat amblas akibat tidak mampu lagi menahan beban. Karena jalan tersebut merupakan jalan alternative yang selalu dilewati masyarakat.

“Jalan semen panjang ini pak Gubernur sudah hampir 8 tahunan berdiri dengan panjang sekitar 1,5 km. Saat ini kondisinya ada yang amblas karena tak sanggup lagi menahan beban,” ungkap Harris.

Bupati Haris berencana akan membangun jalan  tersebut menjadi dua arah. Sehingga nantinya akan semakin mempercantik kawasan tepi laut Tarempa. Hal tersebut langsung disampaikan juga kepada Gubernur.

Sumber: Humas Kepri

Baca juga :

Top