Pemko Tpi

Lima Jam Diperiksa, Dirut BUMD Tanjungpinang Fahmy Dicecar 17 Pertanyaan

Dirut BUMD Tanjungpinang Fahmy Memenuhi Panggilan Polisi Didampingi Kuasa Hukum M Faizal, Sabtu (18/4).

Tanjungpinang, LintasKepri.com – Direktur Badan Usaha Milik Daerah (Dirut BUMD) Kota Tanjungpinang Fahmy, lima jam diperiksa dan dicecar 17 pertanyaan oleh penyidik polisi di ruangan Satreskrim, Sabtu (18/4).

Fahmy dipanggil polisi terkait laporan yang dilayangkan Hariyun Sagita beberapa waktu lalu, atas dugaan ijazah palsu dan gelar yang dipakai untuk mendapatkan posisi jabatan sebagai Dirut BUMD Tanjungpinang saat mendaftar.

Fahmy didampingi Kuasa Hukumnya M Faizal saat tiba di ruangan Satreskrim Polres Tanjungpinang sekitar pukul 09.50 dan selesai pemeriksaan pukul 15.00 WIB.

“Semua pertanyaan yang ditanyakan oleh penyidik sudah kita jawab semua, dan segala prosesnya telah kita ikuti semua,” ucap Faizal selaku Kuasa Hukum Fahmy, Sabtu.

Dia membenarkan kurang lebih ada sekitar 17 pertanyaan yang dilayangkan penyidik kepada kliennya itu.

Faizal menjelaskan, pertanyaan yang ditanyakan oleh penyidik seputar perkuliahan kliennya dan segala tentang laporan yang ditujukan atau disangkakan.

“Intinya kita kooperatif menghormati proses hukum yang ada. Semoga dengan proses ini, semuanya jadi terang tidak saling menuduh dan curiga. Jadi kita ikuti saja proses hukum ini,” ungkapnya.

Sementara itu, Dirut BUMD Kota Tanjungpinang Fahmy, mengaku kerjanya terganggu dengan adanya masalah ini.

“Saya pribadi sangat terganggu dengan adanya permasalahan ini, dimana saat ini kita sedang melakukan pembenahan di PT. TMB,” kata dia.

“Terpenting kita tetap menghormati proses hukam yang ada,” tutur Fahmy lagi mengakhiri.

(cho)