Pemko Tpi

Lagi, Melayu Raya Bantu Biaya Pengobatan Balita Sakit Usus

Himpunan Melayu Raya Tanjungpinang saat memberikan bantuan di kediaman Balita itu bernama Gibran, anak dari pasangan Saparudin (48) dan Nurbaiti (46) beralamat di Jalan Brigjen Katamso, Kecamatan Bukit Bestari, Kota Tanjungpinang, tepat di sebuah kontrakan belakang Masjid Al-Hidayah.
Himpunan Melayu Raya Tanjungpinang saat memberikan bantuan di kediaman Balita bernama Gibran, anak dari pasangan Saparudin (48) dan Nurbaiti (46) di Jalan Brigjen Katamso, Kecamatan Bukit Bestari, Kota Tanjungpinang, tepat di sebuah kontrakan belakang Masjid Al-Hidayah, Jumat (18/8).

Tanjungpinang, LintasKepri.com – Himpunan Melayu Raya Tanjungpinang, Kepulauan Riau, kembali memberikan bantuan berupa biaya kesiapan operasi seorang balita yang menderita kelainan usus.

Balita itu bernama Gibran, anak dari pasangan Saparudin (48) dan Nurbaiti (46) beralamat di Jalan Brigjen Katamso, Kecamatan Bukit Bestari, Kota Tanjungpinang, tepat di sebuah kontrakan belakang Masjid Al-Hidayah.

Korwil Melayu Raya Tanjungpinang Arie Sunandar, mengatakan bantuan tersebut merupakan amanah yang dititipkan Pembina Utama Melayu Raya, Brigjen Pol Yan Fitri Halimansyah untuk saling membantu sesama yang mengalami kesusahan.

“Bantuan ini untuk pembiayaan selama adik Gibran mengikuti operasi yang ketiga kalinya di Rumah Sakit Medan. Bantuan dari donatur yang tak ingin namanya disebut, sekaligus amanah dari Pembina Utama Melayu Raya,” kata Arie di Tanjungpinang, Jumat (18/10).

Bantuan yang diberikan Melayu Raya itu berupa transportasi menuju Rumah Sakit Medan, konsumsi, dan biaya pengobatan.

Ibu Gibran, Nurbaiti (46), bersyukur dan mengucapkan terimakasih kepada donatur yang telah peduli membantu biaya operasi penyakit anaknya.

“Terimakasih banyak bantuan yang diberikan Melayu Raya. Terimakasih Pak Yan Fitri,” ungkapnya mengeluarkan air mata.

Nurbaiti juga mengutarakan rasa sedih atas bantuan yang diberikan Melayu Raya yang pada akhirnya dapat menyelesaikan operasi ketiga anaknya itu dalam waktu dekat ini di Rumah Sakit Medan.

“Ini operasi yang ketiga, lubang pembuangannya udah dua, yang satu gak berfungsi yang satu lagi berfungsi. Ini mau dioperasi dan tanam selang pembuangan. Bantuan ini Alhamdulillah bisa terobati,” tuturnya.

Dokter Rumah Sakit di Medan menyatakan Gibran harus dioperasi guna penyembuhan lebih lanjut.

Sang ayah, Saparudin, hanya pekerja serabutan. Sedangkan Nurbaiti, seorang ibu rumah tangga. Keluarga ini tak sanggup untuk berangkat ke Medan mengikuti operasi anaknya yang dianjurkan dokter.

Kedatangan pengurus Melayu Raya dinilai memberikan arti tersendiri untuk keluarga Gibran.

Sebelumnya, Himpunan Melayu Raya Tanjungpinang juga menanggung biaya pengobatan anak bawah lima tahun Khaira, yang menderita infeksi usus diperut.

(dar)