Pemko Tpi

KPPAD Kepri Larang Gunakan Istilah ‘Anjay’ di Medsos

Ketua KPPAD Kepri, Erry Syahrial. Foto: Ihsan.

Tanjungpinang, LintasKepri.com – Komisi Pengawasan dan Perlindungan Anak Daerah (KPPAD) Kepri melarang penggunaan istilah “anjay” yang lagi marak/viral di media sosial (medsos).

“Kita melarang penggunaan istilah kata “anjay” dan kata tidak sopan lainnya yang sekarang banyak digunakan di dunia maya (media sosial) maupun keseharian,” tegas Ketua KPPAD Kepri, Erry Syahrial, Senin (31/8).

Dia menilai banyak yang khawatir dengan penggunaan istilah “anjay”. Karena, selain tidak sopan juga merusak Bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional dan bahasa pemersatu bangsa.

Tujuan pelarangan penggunaan istilah “anjay” ini, sambung Erry, bertujuan bertutur kata dan berinteraksi di medsos dengan sopan dan beretika.

“Gunakanlah kata yang sopan dan beretika di media sosial tanpa harus menyinggung dan membuly orang lain,” ungkapnya.

Menurut Erry, penggunaan istilah “anjay” ini sudah ada yang melapor ke KPAI meskipun belum memutuskan dan menyimpulkan apapun terkait kasus penggunaan istilah “anjay” tersebut.

“Karena hingga kini Komisioner KPAI belum melakukan rapat pleno terkait laporan itu,” terangnya.

Selain itu, lanjut Erry, pihaknya juga telah mendengar dan mengetahui bahwa Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) telah mengeluarkan surat pelarangan menggunakan istilah “anjay”.

“Surat pelarangan penggunaan istilah “anjay” yang beredar itu, Komnas PA pusat yang mengeluarkan bukan dari KPAI. Karena hingga saat ini KPAI belum mengeluarkan surat apapun,” sebutnya.

Intinya, tegas Erry, KPPAD Kepri sangat melarang penggunaan istilah “anjay” yang dapat merusak moral generasi muda.

(cho)