'

Kodim 0315/Bintan Bersama Polisi Melaksanakan Penyuluhan Anti Narkoba

Kodim 0315/Bintan Bersama Polisi Melaksanakan Penyuluhan Anti Narkoba.

Kodim 0315/Bintan Bersama Polisi Melaksanakan Penyuluhan Anti Narkoba, Sabtu (27/10).

Bintan, LintasKepri.com – Satgas TMMD ke-103 Kodim 0315/Bintan bekerjasama dengan kepolisian setempat melaksanakan penyuluhan anti narkoba ke masyarakat Desa Pengudang, Kecamatan Telok Sebong, Kabupaten Bintan di Posko TMMD, Sabtu (27/10).

Komandan Kodim 0315/Bintan, Letkol Inf I Gusti Bagus Putu Wijangsa menuturkan, penyuluhan anti narkoba merupakan salah satu program kerja dari Satgas TMMD ke-103 Tahun 2018.

“Kita menghadirkan narasumber dari Polres Bintan,” katanya.

Putu menilai masyarakat Desa Pengudang antusias mengikuti kegiatan tersebut. Hal ini terlihat dari jumlah warga yang hadir pada kegiatan sasaran non fisik dari TMMD ke-103 di desa itu.

“Dengan adanya penyuluhan ini, masyarakat, pemuda-pemudi dan tokoh masyarakat menjadi tahu tentang jenis maupun bahaya narkoba sehingga mereka akan menjauhinya serta menjadi pelopor di lingkungannya dalam pemberantasan peredaran narkoba,” tegas Putu.

Sementara itu, Kasat Narkoba Polres Bintan, AKP Joko Purnawanto selaku narasumber dari Polres Bintan menjelaskan tentang pengertian, golongan, dampak serta trik menjauhi narkoba agar tidak terjerumus dalam penyalahgunaan barang haram ini.

Ia mengajak seluruh masyarakat maupun pemuda untuk menjauhi segala jenis narkoba.

Kodim 0315/Bintan Bersama Polisi Melaksanakan Penyuluhan Anti Narkoba, Sabtu (27/10).

Kodim 0315/Bintan Bersama Polisi Melaksanakan Penyuluhan Anti Narkoba, Sabtu (27/10).

“Dampak negatif yang timbul akibat penyalahgunaan narkoba terhadap generasi muda diantaranya perubahan dalam sikap dan kepribadian, menjadi mudah tersinggung dan cepat marah, sering mengantuk dan malas, tidak memperdulikan kesehatan bahkan bila sudah kecanduan akan melakukan tindak pidana untuk membeli narkoba,” jelasnya dihadapan masyarakat Desa Pengudang.

Joko mengatakan, dalam penanggulangan narkoba tidak hanya menjadi tangggung
jawab Polri. Akan tetapi merupakan tanggungjawab semua pihak termasuk keluarga, guru dan seluruh masyarakat.

“Upaya yang lebih konkrit dalam pencegahan penyalahgunaan narkoba dapat dilakukan dengan bekerjasama dengan pihak berwenang untuk melakukan penyuluhan narkoba dan melakukan razia secara rutin,” katanya.

Joko menjelaskan, dampak negatif narkoba dari segi kesehatan sangat besar. Kata dia narkoba itu berbahaya jika dikonsumsi yang dapat menyebabkan gangguan sistem saraf, jantung dan pembuluh darah, gangguan pada kulit, gangguan paru-paru bahkan dapat terinfeksi HIV dan AIDS.

(Pendim 0315 Bintan/red)

Baca juga :

Top