DPRD Kepri

Ketua DPRD Kepri Apresiasi Kinerja Pengadilan Tinggi Pekanbaru

Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Riau, Jumaga Nadeak SH menghadiri Rapat Pleno ekspose Laporan kinerja Pengadilan Tinggi Pekanbaru tahun 2019 yang digelar di Hotel Pangeran Pekanbaru, Selasa (18/2/2020).

Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Riau, Jumaga Nadeak SH menghadiri Rapat Pleno ekspose Laporan kinerja Pengadilan Tinggi Pekanbaru tahun 2019 yang digelar di Hotel Pangeran Pekanbaru, Selasa (18/2/2020).

Dalam kesempatan itu, Nadeak mengapresiasi kinerja Pengadilan Tinggi Pekanbaru. Menurut dia selama ini PT sangat berarti bagi masyarakat Kepulauan Riau dalam mendapatkan dan memperjuangkan keadilan, sehingga pengadilan Tinggi Pekanbaru menjadi tempat masyarakat mendapatkan kepastian dan keadilan hukum.

“Pengadilan merupakan ujung tombak dalam menentukan keputusan hukum dalam acara peradilan. Dalam perkembangan zaman masa keterbukaan informasi dan banyaknya kasus kasus baru, membutuhkan analisa hukum yang kuat sehingga dapst memberikan rasa keadilan bagi masyarakat, ” ungkap Nadeak.

Nadeak melanjutkan, mengingat peran penting Pengadilan Tinggi Pekanbaru terhadap supremasi hukum di wilayah kerjanya Provinsi Riau dan Kepulauan Riau, “Sudah sepatutnya, saya mewakili masyarakat Kepulauan Riau memberikan apresiasi dan mengucapkan terima kasih atas kepemimpinan pada PT Pekanbaru beserta para hakim yang telah menunjukkan dedikasi, totalitas dan profesionalisme sebagai corong keadilan selama ini. Semoga kedepan kinerja Pengadilan Tinggi Pekanbaru semakin baik lagi, ” ucap Nadeak.

Nadeak juga memuji program kerja dengan menggunakan aplikasi berbasis teknologi informasi yang dikembangkan PT Pekanbaru. Program ini, sebut Nadeak bisa dicontoh oleh Pengadilan lain yang ada di Riau dan Kepri. Hal ini linear dengan era disrupsi, era dimana kita mendapatkan peluang dan menghadapi tantangan.

“Memasuki era revolusi Industri 4.0 (Four point Zero), dimana segala sendi kehidupan kita ke depan sangat terkait dengan internet. Kehadiran internet ini akan mengubah semua aspek kehidupan, tata kerja dan hubungan sosial. Dengan datangnya era Revolusi Industri 4.0 semua kalangan termasuk para para hakim mau tidak mau harus melakukan langkah-langkah antisipasi, tak boleh lagi gagap teknologi, malah harus menyesuaikan diri dan belajar terus, sebab perkembangan teknologi industri berlangsung cepat detik per detik, ‘ pungkas Nadeak.

Sebelumnya, Ketua PT Pekanbaru Dr. H. Cicut Sutiarso SH MHUM membuka sidang pleno tahunan sekaligus memaparkan capaian capaian yang diraih PT Pekanbaru selama tahun 2019.

Dalam sambutan awal, Cicut menjelaskan bahwa Pengadilan Tinggi Pekanbaru merupakan kawal depan (voorpost) Mahkamah Agung RI yang membawahi 15 Pengadilan Negeri di wilayah hukum Riau dan kepulauan Riau.

Sebagai bagian dari peradilan umum, Pengadilan Tinggi Pekanbaru secara hirarki
organisatoris dan administratif berada di bawah Direktur Jenderal Badan Peradilan umum Mahkamah Agung Republik Indonesia.

Sebagai salah satu pelaksana kekuasaan kehakiman, Pengadilan Tinggi
Pekanbaru mengemban tugas pokok menegakkan hukum dan keadilan dalam hal mengadili perkara di tingkat banding.

Menurut Cucut, selama tahun 2019 banyak perkara banding yang masuk dan telah diputus PT Pekanbaru, dan secara online putusannya dapat diakses publik secara transparan.

Capaian lain, lanjut Cucut, PT Pekanbaru juga telah membangun sistim informasi berbasis teknologi yang dengan mudah dapat diakses masyarakat. Program ini merupakan arahan dari Mahkamah Agung yang tujuannya kedepan tidak lagi diperlukan tatap muka antara masyarakat dengan petugas. “Cukup melalui aplikasi semua urusan yang berkaitan dengan PT Pekanbaru bisa selesai tanpa berhadapan dengan petugas, kecuali persidangan, ‘ ungkap Cucut.

Kemudian, lanjut Cucut, Pengadilan Tinggi Pekanbaru selain mempunyai fungsi yudikatif atau penyelesaian perkara, juga memilki fungsi pengawasan, mengatur,
dan administratif terhadap pengadilan tingkat pertama dibawahnya.

Namun, dibalik capaian yang ada, kata Cucut masih banyak kekurangan dan menjadi perhatian serius pihaknya kedepan, seperti SDM yang kurang, gedung perkantoran di beberapa Pengadilan Negeri baik di wilayah hukum Riau maupun Kepulauan Riau.

Dan khusus kantor PT Pekanbaru yang sudah sangat kuno, perlu diperbarui. “Tentu untuk meningkatkan kinerja diperlukan SDM dan sumber daya keuangan. Ini menjadi catatan dan perhatian serius kedepan.

“Berbagi informasi membangun negeri, modern, dan berdaya saing berbasis teknologi menjadi konsen dan fokus perhatian kita kedepannya, ” pungkas Cucut.

Sementara Gubernur Riau Syamsuar dalam sambutannya mengucapkan terima kasih serta mengapresiasi capaian capaian PT Pekanbaru dalam kurun waktu 2019.

Ia berharap kedepannya apalagi memasuki era disrupsi era dimana setiap orang berfikir secara internet atau internet of think (IOC), kinerja PT Pekanbaru semakin baik lagi. Hal ini kata Gubri, demi tercapainya penegakan hukum yang berkeadilan bagi masyarakat.

“Setelah mendengar pemaparan pak Ketua PT tadi, saya rasa perlu kita apresiasi, apalagi semua program program yang ada sudah mulai menerapkan sistim aplikasi berbasis internet yang dengan mudah dapat diakses masyarakat. Dengan demikian, apa yang diinginkan masyarakat terkait dengan penegakan hukum yang berkeadilan dapat diperoleh secara transparan, ” tandas Gubri.

Acara yang dimulai sejak pukul 9.30 WIB hingga pukul 11.30 Wib, turut dihadiri Forkopimda baik dari Provinsi Riau maupun provinsi Kepri. Diantaranya Wakapolda Riau Brigjen Untung Subagyo, pejabat Lanud Rsn, Lanal Dumai, Kakanwil Kemhum HAM Riau Lucky Agung Binarto SH, CN, MH, Kakanim Pekanbaru, Korem 031/WB, serta undangan lainnya. ***