Kepala Basarnas Natuna Ikut Evakuasi Ibu Melahirkan Diatas Kapal

Tampak Kepala Basarnas Natuna, Mexianus Bekabel beserta anggotanya dan para petugas lainnya, saat mengevakuasi seorang wanita yang melahirkan diatas KM Sabuk Nusantara 48.
Tampak Kepala Basarnas Natuna, Mexianus Bekabel beserta anggotanya dan para petugas lainnya, saat mengevakuasi seorang wanita yang melahirkan diatas KM Sabuk Nusantara 48.

Natuna, LintasKepri.com – Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan kelas II, atau yang lebih dikenal dengan Badan SAR Nasional (Basarnas) Natuna, Mexianus Bekabel, bersama personelnya, ikut mengevakuasi dan menyelamatkan seorang ibu yang melahirkan di Kapal Motor Sabuk Nusantara 48, yang sandar di pelabuhan Selat Lampa, Kecamatan Pulau Tiga, Kabupaten Natuna. Pada Jum’at (31/05/2019) malam.

Wanita tersebut bernama Nini Supriani (41), warga asal Kecamatan Serasan, yang melahirkan anak ketiganya, di atas KM Sabuk Nusantara 48, sekitar pukul 19:30 Wib.

Selain dari petugas Basarnas, proses evakuasi pasien ibu melahirkan beserta bayi laki-lakinya dari atas kapal menuju ke mobil ambulance tersebut, juga dibantu oleh sejumlah tenaga medis, anggota TNI, Polri dan ABK Kapal.

Kata Mexi, pertolongan yang dilakukan oleh Tim Basarnas terhadap pasien yang melahirkan diatas kapal tersebut, merupakan salah satu kegiatan Siaga SAR Khusus, yang dilakukan oleh Basarnas, terkait pengamanan arus mudik menjelang hari Raya Idul Fitri 1440 hijriyah, yang dilakukan oleh Basarnas diseluruh Indonesia.

Kepala Basarnas Natuna beserta anggotanya dan petugas penolong lainnya, saat menanti pasien melahirkan dan bayinya diturunkan dari atas kapal menuju ambulance.
Kepala Basarnas Natuna beserta anggotanya dan petugas penolong lainnya, saat menanti pasien melahirkan dan bayinya diturunkan dari atas kapal menuju mobil ambulance.

“Ini adalah tugas pokok kami, yaitu melayani dan membantu setiap pemudik yang membutuhkan pertolongan. Salah satunya adalah yang kami lakukan kepada Ibu yang melahirkan di atas Kapal Sabuk Nusantara 48 tersebut. Kami harus selalu siap siaga, terhadap setiap peristiwa darurat seperti ini. Karena tugas kami adalah tugas kemanusiaan,” ungkap Mexi, saat ditemui di Pelabuhan Selat Lampa.

Lelaki asal Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) itu menyebutkan, bahwa pihaknya akan terus mengawal, atas perlakuan pihak KM Sabuk Nusantara 48, terkait pembuatan surat keterangan kelahiran terhadap bayi yang dilahirkan diatas kapal tersebut.

“Nanti akan kita bantu untuk memastikan, bahwa pihak Pelni bisa mengeluarkan surat keterangan kelahiran untuk bayi tersebut. Agar nantinya bayi tersebut bisa mendapatkan pelayanan khusus dari pihak Pelni, saat dirinya sudah beranjak dewasa. Tadi juga sudah saya minta nomor HP Nahkodanya, agar bisa terus kita pantau perkembangannya,” tegas Mexi.

Mexi bersama anggotanya juga sempat menemui Nahkoda KM Sabuk Nusantara 48, Kapten Frans Felix Masnifit, untuk meminta agar bayi beserta ibunya mendapatkan pelayanan khusus dari pihak kapal.

Mexianus Bekabel saat menemui Nahkoda KM Sabuk Nusantara 48, Kapten Frans Felix Masnifit.
Mexianus Bekabel saat menemui Nahkoda KM Sabuk Nusantara 48, Kapten Frans Felix Masnifit.

“Saya juga meminta kepada Nahkodanya, agar pihak Kapal bisa mempersiapkan peralatan medis, untuk mengantisipasi adanya penumpang yang sakit maupun kecelakaan diatas kapal. Kami ingin masyarakat bisa merasa aman dan nyaman, saat melakukan perjalanan menggunakan transportasi laut,” katanya.

Sementara itu Nahkoda KM Sabuk Nusantara 48 Kapten Frans Felix Masnifit menjelaskan, bahwa sebelumnya pihaknya telah mendapatkan informasi dari pihak Puskesmas Serasan, bahwasannya ada pasien yang dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Natuna, karena ingin melakukan proses persalinan. Namun ternyata sebelum tiba di Pelabuhan Selat Lampa, sekitar pukul 19:30 Wib, pasien tersebut sudah melahirkan seorang bayi laki-laki dengan selamat.

“Kami bersyukur, karena bayinya lahir dengan selamat. Proses persalinanya pun berjalan dengan lancar, karena ada petugas medis yang mendampinginya,” ujar Kepten Frans Felix Masnifit, saat ditemui diruang Nahkoda.

Ia pun berjanji akan bekerjasama dengan petugas medis, untuk mengurus surat-surat kelahiran bagi bayi, yang merupakan anak ketiga dari pasangan Muriadi dan Nini Supriani.

Laporan : Erwin Prasetio