Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Gelar Rapat Penilaian DELH Proyek Palapa Ring Barat

Rapat Penilaian DELH oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan di Jakarta.

Rapat Penilaian DELH oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan di Jakarta.

Jakarta, LintasKepri.com – Dalam upaya percepatan operasional kabel optik Palapa Ring Barat (PRB), Pihak Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan mengadakan Rapat Penilaian Dokumen Evaluasi Lingkunga Hidup (DELH) di gedung Rimbawan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Jakarta, Senin 29 Januari 2018.

Rapat ini mengundang Dinas Lingkungan Hidup seluruh lokasi pembangunan PRB dengan maksud dan tujuan untuk mendapat masukan-masukan terkait aspek lingkungan dan masyarakat akibat pembangunan kabel optik PRB.

Pada kesempatan ini, Kabid Tata Lingkungan dan Kajian Lingkungan Hidup Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Natuna, Trisnan yang hadir dalam rapat tersebut mengatakan, bahwa sebelum dilakukan penilaian DELH tahun 2017 yang lalu t, telah diadakan penilaian UKL UPL untuk kegiatan PRB ini, tapi ada perubahan. PRB ini wajib Amdal maka diadakan penilaian dokumen ulang untuk kegiatan yang sudah berjalan yaitu DELH yang akan diadakan hari Senin ini.

“Iya, kita Dinas Lingkungan Hidup diundang untuk memberikan masukan terhadap dokumen evaluasi lingkungan hidup pembangunan PRB ini,” kata Trisnan.

Saran dan masukan mengenai perbaikan dokumen telah disampaikan kepada BP3TI yang berwenang menjalankan proyek PRB dan tanggal 11 Februari perijinan semua harus diselesaikan dan diberi waktu kepada pemerakarsa, dalam hal ini BP3TI untuk menyelesaikan perbaikan sampai hari jumat ini agar bisa diterbitkan izin lingkungan oleh menteri LHK dan dalam bulan februari dari BP3TI akan ke Natuna untuk memantapkan lagi persiapan peresmian PRB.

“InsyaAllah kalau semua beres paling cepat bulan maret ini akan diresmikan oleh bapak presiden dan kita minta supaya diresmikan dari Natuna itu akan dipertimbangkan lagi oleh Kemkominfo sebagai pemilik kapasitas PRB,” ungkap Trisnan.

Pada kesempatan yang sama Direktur Infrastruktur BP3TI Dhia Anugrah F mengakatakan, bahwa dukungan sudah BP3TI dapatkan, namun dokumen tersebut perlu diperbaiki agar lebih lengkap dan benar.

“Semoga tes Uji Laik Operasi (ULO) dan Tes Uji Penerimaan Final (UPF) berjalan lancar pada minggu ini,” kata Odi, panggilan akrabnya.

Sumber : Diskominfo Natuna

Baca juga :

Top