Pemko Tpi

Kasus COVID-19 di Tanjungpinang Meledak, Ada Klaster dari Pesawat Terbang

Plt Kepala Dinas Kesehatan,.Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Tanjungpinang, Nugraheni Purwaningsih. Foto: LintasKepri.com.

Tanjungpinang, LintasKepri.com – Disaat kasus COVID-19 di Kota Tanjungpinang sedang melandai, tiba-tiba pada Selasa (16/3) lalu membludak akibat adanya klaster baru yang menyebabkan 27 orang terkonfirmasi positif corona.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kota Tanjungpinang, Nugraheni Purwaningsih, menuturkan, 27 orang itu merupakan pasien yang tertular dari KE pasien dengan nomor kasus 1.408.

“Penambahan 27 kasus itu karena tertular dari pasien KE. Mereka terkonfirmasi positif karena kontak erat dan perjalanan ke luar kota,” ujar Nugraheni kepada LintasKepri, Jumat (19/3).

27 orang itu diketahui terjangkit COVID-19 setelah Dinas Kesehatan Kota Tanjungpinang melakukan pelacakan (tracing) terhadap yang pernah kontak dengan pasien KE.

Selain itu, Nugraheni juga mengungkapkan bahwa klaster ini tertular dari pesawat terbang. Namun ia enggan menjelaskan pesawat apa dan nomor penerbangan tersebut.

Nugraheni juga menyebut dari kasus pertama hingga saat ini, cara penularan COVID-19 di Tanjungpinang terjadi karena kasus impor perjalanan antar daerah. Tapi, kata dia, sekarang kasus yang paling banyak adalah kontak erat.

“Ini artinya disiplin masyarakat terhadap protokol kesehatan sudah mulai kendor. Apalagi, merasa sudah divaksin. Sehingga mereka merasa aman. Padahal, meski sudah menerima vaksin, bukan berarti masyarakat bisa lalai dengan prokes,” ungkapnya.

(san)