Banner dprd kota

Jarmin Harap TMMD ke-110 Kodim 0318/Natuna Berjalan Sukses Tanpa Kendala

Natuna, LintasKepri.com – Wakil Ketua II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Natuna, Jarmin Sidik, mengaku sangat mendukung adanya program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD), yang akan dilaksanakan oleh Kodim 0318/Natuna diawal tahun 2021 ini.

Hal itu disampaikannya saat menghadiri rapat koordinasi rencana pelaksanaan TMMD ke-110 wilayah Kodim 0318/Natuna tahun anggaran 2021, bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Natuna, pada Kamis kemarin, yang berlangsung di Aula Makodim 0318/Natuna, Jalan Batu Sisir, Desa Sungai Ulu, Kecamatan Bunguran Timur.

“Saya mewakili DPRD Natuna, sangat-sangat mendukung adanya program TMMD yang dilaksanakan oleh Kodim 0318/Natuna. Karena hal ini dapat membantu mewujudkan pemerataan pembangunan di Daerah Natuna,” ucap Jarmin, mengawali kata sambutannya.

Jarmin berharap pelaksanaan TMMD kali ini dapat berjalan sukses sesuai rencana. Pasalnya sambung dia, saat ini wilayah Kabupaten Natuna sedang dilanda musim angin utara, dimana cuaca alam dapat berubah tak menentu.

“Memang saat ini sering terjadi hujan lokal, angin juga kencang dan gelombang laut sangat tinggi. Hal ini tentunya akan dapat menghambat pendistribusian material dan pekerjaan, selama kegiatan berlangsung. Kita berdo’a saja, semoga tidak ada halangan apa-apa dan pekerjaan ini bisa selesai tepat waktu,” harap politisi Partai Gerindra tersebut.

Sementara itu dalam kesempatan yang sama, Komandan Kodim 0318/Natuna, Letkol (Arm) Asep Ridwan, SH.M.Han, menjelaskan, bahwa TMMD kali ini terdapat beberapa kegiatan, baik fisik maupun non fisik. Diantaranya pembukaan dan pengerasan jalan dari Kampung Sebayar Desa Sungai Ulu menuju Desa Air Lengit, sepanjang 1,5 kilometer, dengan lebar 6 meter.

“Anggaran yang kita siapkan untuk pekerjaan ini sebesar Rp 800 juta. InshaAllah bulan Februari ini sudah kita mulai Pra TMMD. Target kami bulan Maret ini sudah selesai,” ujar Asep Ridwan.

Pria kelahiran Bandung Jawa Barat itu menambahkan, bahwa pihaknya juga meminta pendapat dan koreksi dari semua pihak, baik itu dari Pemerintah Daerah, Kecamatan, Desa maupun Masyarakat, sebelum TMMD ini dilaksanakan. Hal ini dimaksudkan agar tidak ada suara sumbang setelah pekerjaan berlangsung.

“Pokoknya kalau ada unek-unek, silahkan disampaikan ke kami, sebelum TMMD ini kita laksanakan,” tutur Asep Ridwan. (Erwin)