Jalan Didepan Sekolah Pelnus Macet Disebabkan Parkir Sembarangan

Pemko Tpi
Kemacetan di depan sekolah Pelnus, (01/10). Wan Samsi, Kadishubkominfo Tanjungpinang (Kanan)
Kemacetan di depan sekolah Pelnus, (01/10). Wan Samsi, Kadishubkominfo Tanjungpinang (Kanan)

Tanjungpinang, LintasKepri.com – Kemacetan panjang kembali terjadi di Jalan Basuki Rahmat, tepatnya didepan sekolah Pelita Nusantara (Pelnus). Kemacetan panjang tersebut, diduga akibat banyaknya kendaraan roda 4 yang bebas parkir, Kamis (01/10).

Hal diatas terlihat ketika LintasKepri.com melintasi lokasi kemacetan panjang tersebut, deretan panjang kendaraan roda 4 terlihat mulai dari simpang Lampu merah Pamedan hingga simpang Jalan Bukit Barisan parkir di badan jalan.

Tidak terlihat seorangpun petugas dari Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) serta petugas dari Satlantas Polres Tanjungpinang untuk mengawasi dan mengatur kendaraan penyebab kemacetan panjang tersebut. Hanya terlihat 2 orang satuan pengamanan (Satpam) dari sekolah Pelnus yang mengatur kendaraan.

Anehnya, meskipun gencar petugas dari Dishubkominfo Kota Tanjungpinang menggelar operasi dan menggembok kendaraan yang parkir sembarangan, tidak menyurutkan pemilik kendaraan memakirkan kendaraan di bahu jalan di depan sekolahan Pelnus tersebut.

Yang menjadi pertanyaan dari masyarakat, kenapa pemilik kendaraan selalu parkir di bahu jalan, apa karena tidak adanya tindakan tegas dari dinas terkait, “Mungkin setiap ditangkap dilepas lagi, sehinggga didak membuat pemilik kendaraan yang suka parkir sembarangan ini jera, atau mungkin petugas Dishubkominfo memble?,” tanya seorang pengendara yang enggan menyebutkan namanya ketika dijumpai Lintaskepri.com didepan sekolah Pelnus.

Terkait dengan hal diatas, Kepala Dishubkominfo Kota Tanjungpinang, Drs H Wan Samsi MT dikonfirmasi media ini melalui pesan singkat (SMS) belum menjawab konfirmasi yang dikirim media ini. sementara pesan konfirmasi yang dikirim media ini menyatakan terkirim. Kemudian media ini mencoba menghubungi ponsel Wan samsi, nomornya aktif tetapi tidak dijawab.(Aliasar)