Pemko Tpi

Ini Kata Wali Kota Tanjungpinang Soal Diminta Perhatikan Panti Asuhan

Wali Kota Tanjungpinang Syahrul.
Wali Kota Tanjungpinang Syahrul.

Tanjungpinang, LintasKepri.com – Wali Kota Tanjungpinang Syahrul angkat bicara soal Ketua Yayasan Sosial Pelayanan Kasih (YSPK) Anugerah, Yohanes, meminta pemerintah setempat memperhatikan panti-panti asuhan yang ada.

Kata Syahrul, panti asuhan yang ada di Tanjungpinang sudah diberi perhatian.

“Panti asuhan yang ada disini setiap bulan Ramadhan, hari-hari besar keagamaan, selalu kita sambangi dan memberikan santunan,” tegasnya, Selasa (22/10).

Ditanya terkait pendanaan atau bantuan yang bersumber dari APBD untuk panti asuhan, sambung Syahrul, ada aturan yang mengatur.

“Harus berdasarkan aturan agar tidak menjadi masalah dikemudian hari, melihat terlebih dahulu undang-undang maupun aturannya apakah boleh menganggarkan bantuan untuk panti asuhan. Kita tidak mau asal saja dimana nantinya akan menjadi masalah,” paparnya.

Selain itu, jika ada celah panti asuhan mendapatkan bantuan, kata Syahrul bisa saja nantinya Dinas Sosial menganggarkan anggaran.

Sebelumnya, Ketua Yayasan Sosial Pelayanan Kasih (YSPK) Anugerah Kota Tanjungpinang Yohanes, meminta Wali Kota Tanjungpinang Syahrul memperhatikan panti-panti asuhan yang ada di kota ini.

“Kita meminta Wali Kota Tanjungpinang memperhatikan panti-panti asuhan yang ada,” katanya kepada LintasKepri, Sabtu (19/10) kemarin.

Wali kota juga diminta memberikan dukungan moral dengan berkunjung ke panti asuhan, maupun dukungan anggaran pada APBD 2020.

“Itu yang sangat kami harapkan,” tutur Yohanes.

Ia menyebut, bantuan seperti rehab gedung, juga diperlukan panti. Selain itu, peralatan sekolah, kesehatan, olahraga dan lainnya, belum dirasakan oleh tempat merawat anak yatim atau yatim piatu.

“Ada 12 panti asuhan di Tanjungpinang,” tegasnya.

Yohanes mengungkapkan, YSPK Anugerah Kota Tanjungpinang, pada Jumat (18/10) lalu, mendapatkan kunjungan dari Kementerian Sosial Republik Indonesia dan staf Sekretariat Militer Presiden RI (Setmilpres).

“Mereka datang untuk melihat panti Werdha Jompo dan panti asuhan,” katanya.

(cho)