Pemko Tpi

Ini Alasan Oknum Teknisi Ramayana Cabuli Karyawati Toko Buku Salemba

Tersangka Aljanah (23) berprofesi sebagai Teknisi di Ramayana saat di borgol.
Tersangka Aljanah (23) berprofesi sebagai Teknisi di Ramayana saat di borgol.

Tanjungpinang, LintasKepri.com – Tersangka Aljanah (23) berprofesi Teknisi Ramayana, warga Jalan Brigjen Katamso Kilometer 2 Gang Kenanga Kota Tanjungpinang tak menyangka dilaporkan oleh H yang merupakan karyawati Toko Buku Salemba ke Polisi atas kasus pencabulan.

Baca Berita Sebelumnya: Oknum Teknisi Ramayana Cabuli Karyawati Toko Buku Salemba

Karena, Aljanah mengaku hanya bergurau dengan korban. Kini tersangka harus merasakan dinginnya jeruji besi Mapolres Tanjungpinang.

“Saya tidak menyangka sama sekali H tega melaporkan saya ke polisi. Karena saya hanya bergurau atau bercanda. Kami berkenalan sekira satu tahun,” katanya kepada LintasKepri di ruangan Rupatama Polres Tanjungpinang sambil menundukkan kepala, Jumat (30/9).

Lelaki kelahiran Pulau Abang, Kota Batam ini mengaku dirinya menggendong korban. Tapi, tidak mencium korban.

“Saya mengakui menggendong H (Korban,red). Tapi saya tidak membuka bajunya. Apalagi mencium, memegang payudara, memegang kelaminnya seperti yang dituduhkan kepada saya,” ujarnya dengan nada merendah.

Bahkan, kata dia, menggendong H bukan sekali dilakukan. Namun seringkali. “Namanya kita bergurau atau bercanda sesama kerja. Terkadang H sering juga bergurau dengan saya,” ungkapnya.

Aljanah menambahkan, jika dirinya tahu akan dipermasalahkan seperti ini, tentunya ia tidak akan bergurau dengan korban.

“Terus terang, jika saya tau akan dipermasalahkan dan dilaporkan ke polisi, saya tidak akan mau bergurau dengan H. Untuk apa, saya bukan bujangan, saya sudah berkeluarga dan punya anak satu orang,” akuinya.

Kini, Aljanah pasrah dengan cobaan maupun hukum yang akan dialaminya.

“Saya hanya pasrah saja pak. Apa yang terjadi terhadap diri saya, mungkin pelajaran bagi saya kedepannya. Saya sangat menyesal sekali,” tutupnya dengan kedua tangan di borgol. (Aliasar)