'

Hidupkan Perekonomian, Prioritaskan SDM Lokal

Gubernur H Nurdin Basirun menegaskan bahwa Pemerintah terus berupaya melakukan terobosan-terobosan untuk meningkatkan perekonomian Kepri. Menurut Nurdin keberadaan parbik di kawasan Free Trade Zone (FTZ) Dompak nantinya banyak menghadirkan keuntungan yang signifikan.
“Selain pembangunannya akan menyerap tenaga kerja, kesejahteraan masyarakat akan meningkat seiring roda ekonomi yang bergerak maju,” ujar Nurdin saat peletakan batu pertama pembangunan pabrik rokok PT. Megatama Batu Karang Indonesia, di Kawasan FTZ Dompak, Tanjungpinang, Kamis (9/8).
Nurdin ingin SDM di Kepri berdaya guna, keberadaan pabrik tentu menjadikan lahan pekerjaan. Untuk itu diharapkan anak daerah mendapat prioritas untuk mengisi posisi dalam ikut berkerja dalam proses pembangunan.
Nurdin menambahkan hal ini semua tidak bisa terlepas dari Investasi, untuk itu Nurdin berharap bahwa persoalan investasi harus terus di dorong tujuannya agar pergerakan dapat berjalan dengan lancar.
“Agar pembangunan pun dapat berjalan selaras dan cepat,” tambah Nurdin lagi.
Nurdin yakin dengan tumbuhnya satu pabrik di Dompak ini akan menggiring pembangunan-pembangunan lainnya.
“Pemerintah akan terus mendorong, kerja sama semua pihak juga diperlukan untuk kelancaran proses tersebut,” tutup Nurdin.
PT. Megatama Batu Karang Indonesia sendiri merupakan salah satu perusahaan yang bergerak di bidang produksi rokok di kawasan bebas. Pada 27 April lalu pihak perusahaan telah melakukan MoU bersama Pemko Tanjungpinang dan BP Tanjungpinang untuk berinvestasi dan mendirikan pabrik rokok dikawasan pulau Dompak.
“Pabrik rokok ini sendiri nantinya akan berorientasi ekspor ke Malaysia dan Singapura,” kata Dirut PT. Megatama Batu Karang Indonesia Sunadi.
Sunandi mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah Provinsi, Pemko Tanjungpinang, BP Tanjungpinang berserta instansi lintas sektroal lainnya atas dukungan sehingga pembangunan pabrik dapat mulai berjalan.
“Kesempatan diberikan kepada kami untuk ikut membangun perekonomian di Kepri,” lanjut Sunandi
Dalam pembangunan nya seluas 16 Ha tanah telah dibebaskan dan akan segera dibangun pabrik dengan total anggaran sebesar Rp200 miliar dengan 4 tahap pengerjaan, pada tahap pertama ini sebanyak 250-300 orang tenaga kerja lokal di kerahkan dalam pembangunan.
“Pelatihan keahlian tenaga kerja akan kami lakukan untuk memantapkan kemampuan para pekerja nantinya,” tambah Sunandi lagi.
Kepala BP Wilayah Kota Tanjungpinang Den Yealta pun mendukung dengan baik pembangunan parbik ini. Intinya pihak BP sendiri berkomitmen untuk menumbuhkan investasi yang sebesar-besarnya di Tanjungpinang.
“Kedepan para pengusaha lainnya juga akan masuk menginves, saat ini sudah mulai penjajakan untuk kawasan Dompak,” kata Yealta.
Pada kesempatan tersebut juga diberikan santunan kepada sejumlah anak yatim dari panti asuhan Bina Insani Bintan.
Tampak hadir Wakapolda Kepri Brigjen Pol Yan Fitri Halimansyah, Asisten II Syamsul Bahrum, Sekda Kota Tanjungpinang Riono, Perwakilan FKPD, Pengusaha beserta tamu undangan lainnya.

Sumber: Humas Kepri

Baca juga :

Top