Hasil MoU dengan Bakamla, Cemaga Resmi Jadi Desa Maritim

img-20180829-wa0031

Natuna, LintasKepri.com – Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), merupakan salah satu wilayah perbatasan di Indonesia, dimana luas lautannya mencapai 99,25 persen dibanding daratan yang hanya 0,75 persen dari seluruh luas wilayahnya.

Dengan kata lain, masyarakat sudah terbiasa menggantungkan hidupnya dengan memanfaatkan potensi perikanan dan kelautan bagi upaya memenuhi peningkatan taraf ekonomi keluarga.

Demikian disampaikan Bupati Natuna, Abdul Hamid Rizal, dalam sambutannya pada acara Penandatanganan Kesepakatan Bersama dan Perjanjian Kerja Sama (MoU) antara Badan Keamanan Laut (Bakamla) dengan Pemerintah Kabupaten Natuna dan STIP Jakarta, serta Peresmian Desa Maritim dan Pembukaan Diklat Pemberdayaan Masyarakat di Gedung Pertemuan Desa Cemaga, Kecamatan Bunguran Selatan, Selasa (28/08/2018) pagi.

img-20180829-wa0029_1

Lebih lanjut Hamid Rizal, mengatakan, kondisi laut di perairan Natuna terutama dalam beberapa waktu yang dikenal dengan musim utara dan musim selatan, kondisi angin dan gelombang sering membahayakan nelayan tradisional.

Untuk memperjuangkan hidup, sebut Hamid, para nelayan terus mempelajari tanda-tanda dan isyarat yang diberikan alam yang didapatnya dari turun-temurun dan tidak jarang harus di akui, bahwa kondisi alam tidak dapat di hadapi yang berujung pada kemalangan yang menimpa nelayan dikala melaut, maupun melakukan perjalanan melalui lintas laut.

Masih kata Hamid, bahwa seiring waktu teknologi bidang keselamatan di laut terus dipelajari dan dikembangkan dimana informasi dan teknologi tersebut akan sangat bermanfaat untuk mencegah kemalangan selama beraktivitas di wilayah perairan, baik dalam perannya sebagai nelayan, maupun dalam moda transportasi laut.

img-20180829-wa0032_1

Untuk itu, Pemerintah Daerah Kabupaten Natuna sendiri, mengaku sangat menyambut baik pelaksanaan rangkaian kegiatan ini sebagai salah satu bentuk kepedulian bersama bagi masyarakat Natuna khususnya.

“Mengingat saat ini Pemerintah Pusat sedang berupaya mendukung percepatan pembangunan daerah di bidang kelautan dan perikanan, tentunya menjadi peluang besar bagi masyarakat untuk dapat terlibat secara langsung dalam memberdayakan potensi bidang perikanan daerah,” kata Hamid.

Dengan adanya pengetahuan tentang prosedur dan sarana keselamatan laut yang dipaparkan kepada segenap peserta diklat nantinya, diharapkan dapat mencegah kemalangan selama beraktivitas di laut.

img-20180829-wa0030_1

Selanjutnya kepada pihak Badan Keamanan Laut maupun STIP Jakarta, Bupati mengucapkan terimakasih dan apresiasi yang sebesar-besarnya, karena telah memprakarsai rangkaian acara ini.

“Semoga melalui program yang kita rencanakan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat akan keselamatan, meningkatkan pengelolaan potensi perikanan yang akan berdampak kepada peningkatan ekonomi masyarakat Desa Cemaga, khususnya sebagai daerah maritim di bumi laut sakti rantau bertuah,” pungkasnya.

Turut hadir dalam acara tersebut, Direktur Kerja Sama Bakamla, Dede Ruskandar, Segenap anggota FKPD Natuna, Pimpinan Lembaga Vertikal terkait, Pimpinan OPD di lingkungan Pemkab Natuna, Camat dan unsur pimpinan Kecamatan Bunguran Selatan, Kepala Desa dan BPD Desa Cemaga.

Editor : Erwin Prasetio

Baca juga :

Top