Pemko Tpi

Gubernur Kepri Lepas Kontingen Kepri Menuju PON IX Jawa Barat

Gubernur Kepri Nurdin Basirun saat melepas kontingen Kepri untuk berlaga di Pekan Olah Raga Nasional (PON ) IX di Jawa Barat, Selasa (13/9/2016) malam di Aula Asrama Haji Batam. (Foto:Humas)
Gubernur Kepri Nurdin Basirun saat melepas kontingen Kepri untuk berlaga di Pekan Olah Raga Nasional (PON ) IX di Jawa Barat, Selasa (13/9/2016) malam di Aula Asrama Haji Batam. (Foto:Humas)

Tanjungpinang, LintasKepri.com – Gubernur Kepulauan Riau Nurdin Basirun secara resmi melepas kontingen Kepri untuk berlaga di Pekan Olah Raga Nasional (PON ) IX di Jawa Barat, Selasa (13/9/2016) malam di Aula Asrama Haji Batam dengan menargetkan membawa pulang 10 emas, 4 perak dan 2 perunggu.

“Ada bonus khusus bagi atlet peraih medali. Jumlahnya lebih besar dari PON sebelumnya. Maka itu jangan takut kalah. Saya yakin atlet Kepri memiliki potensi besar untuk meraih prestasi yang tinggi,” kata Nurdin memberi semangat.

Nurdin mengatakan meski saat ini Kepri sedang mengalami defisit bukan berarti pemerintah Kepri tidak memperhatikan para atlet. Bersama Ketua KONI Provinsi Kepri, Nurdin sudah membicarakan berbagai hal terkait prestasi yang diperoleh atlet nantinya. Mulai dari memberikan bonus sampai kepada pemberian beasiswa bagi atlet yang masih sekolah dan prioritas utama untuk karir bagi atlet yang sudah bekerja.

“Saya sudah melakukan pembicaraan dengan pak Johannes Kenedi dan beberapa pengusaha untuk bersama-sama memperhatikan atlet-atlet yang berprestasi nanti. Dan rata-rata respon pengusaha sangat bagus dan mendukung,” ungkap Nurdin sembari meminta para pelatih, pembina, official dan pimpinan kontingen untuk selalu membina dan menjaga moril, motivas dan kesehatan para atlet.

Tidak itu saja, kedepan Nurdin berencana mencarikan bapak angkat untuk cabang-cabang olahraga yang potensi medali.

“Nanti setiap Kabupaten/Kota saya minta untuk membina satu cabang olahraga yang bisa jadi unggulan nantinya. Kita ada 7 Kabupaten/Kota, ya paling tidak kita punya 7 cabang olahraga unggulan,” jelas Nurdin.

Pada kesempatan yang sama, Ketua KONI Kepri, Johannes Kenedy membenarkan kalau Gubernur sudah bertemu dengan para pengusaha membicarakan berbagai bentuk apresiasi daerah bagi atlet berprestasi nantinya.

“Semoga semakin banyak pengusaha yang peduli dan ikut membesarkan olahraga di Kepri ini. Ini juga bentuk kepedulian dalam membangun Kepri,” ujar Johannes.

Mengenai target emas, Johannes mengatakan bisa saja melebihi yang diperkirakan. Beberapa cabor (cabang olahraga) malah menaikkan target emas nya dari yang diperkirakan KONI.

“Saya bangga sekali dengan para pelatih dan atletnya yang begitu optimis dalam meraih emas. Maka itu kami minta doa masyarakat Kepri, agar seluruh yang telah kami rencanakan bisa tercapai,” pinta Johannes.

PON IXI Jawa Barat Tahun 2016 merupakan PON ke-3 kalinya diikuti Provinsi Kepri. Dari setiap keikutsertaannya Kepri terus memperbaiki peringkat. Pada keikutsertaan pertama pada PON XVII tahun 2008, Kepri berhasil membawa 2 medali emas, 5 perak, dan 1 perunggu. PON XVIII Kepri membawa pulang 4 emas, 1 perak, dan 5 perunggu. Dan untuk PON XIX Kepri menargetkan 10 emas, 4 perak dan 2 perunggu. Dengan cabang olahraga unggulan layar, dansa, karate, tinju, tarung drajat. (Hum/Red)