'

Gegara Posting Status di Facebook Terkait Penusukan Wiranto, Auliansyah Ditangkap Polisi

Kasat Reskrim Polres Tanjungpinang AKP Efendri Alie.

Kasat Reskrim Polres Tanjungpinang AKP Efendri Alie.

Tanjungpinang, LintasKepri.com – Auliansyah ditangkap Satreskrim Polres Tanjungpinang karena memposting status di facebook terkait peristiwa penusukan Menkopolhukam Wiranto di Pandeglang Banten beberapa waktu lalu.

“Ditusuk ya…? Balita dibakar, ada yang dikampak, ada yang dibunuh di Wamena tenang-tenang saja, kok ini heboh,” kata Kasat Reskrim Polres Tanjungpinang AKP Efendri Alie mencontohkan isi postingan status Auliansyah di facebook, kepada LintasKepri, Selasa (15/10).

Auliansyah warga Tanjungpinang ditangkap di salah satu kedai kopi, Sabtu (12/10) sekira pukul 23.30 WIB.

“Benar, anggota telah mengamankan yang bersangkutan pada Sabtu (12/10) sekira pukul 23.30 WIB di salah satu warung kopi,” katanya.

Auliansyah ditangkap terkait postingannya di akun facebook miliknya yang berkaitan dengan peristiwa penusukan Menkopolhukam Wiranto.

“Beliau kita amankan dan dimintai keterangan hingga Minggu (13/10),” tambah Alie.

Setelah menjalani pemeriksaan dan dimintai keterangan oleh penyidik, Auliansyah mengakui bahwa postingan itu ia lakukan di akun facebook miliknya pada 10 Oktober 2019 lalu.

“Status yang bersangkutan wajib lapor dan telah kita pulangkan. Selanjutnya kita akan melaksanakan gelar perkara tindak pidananya,” kata Alie.

Mantan Kasat Narkoba ini menilai, kuat dugaan Auliansyah melanggar pasal 28 ayat (3) Undang-Undang nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), sebagaimana diubah di dalam Undang-Undang nomor 19 tahun 2016, dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara.

Polisi juga menemukan percakapan antara Auliansyah dengan Erfan Pratama yang berisikan ancaman terhadap Kasat Reskrim Polres Tanjungpinang.

“Kita temukan juga percakapan antara yang bersangkutan dengan Erfan Pratama berisikan ancaman terhadap saya,” tutup Alie.

(cho)

Baca juga :

Top