Ekspor Kepri Alami Penurunan

Avatar
Laju pertumbuhan ekonomi Kota Tanjungpinang tahun 2015 meningkat hingga 5,98 persen.
Laju pertumbuhan ekonomi Kota Tanjungpinang tahun 2015 meningkat hingga 5,98 persen.

Laju pertumbuhan ekonomi Kota Tanjungpinang tahun 2015 meningkat hingga 5,98 persen.

Tanjungpinang, LintasKepri.com – Data Badan Pusat Statistik (BPS) Kepulauan Riau menyatakan nilai ekspor Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) di bulan September 2016 turun sebesar 9,06 persen.

“Bila dibanding ekspor pada Agustus 2016 yaitu $1.027,19 menjadi $934,15 pada September 2016. Artinya untuk ekspor pada September ini mengalami penurunan sekitar 9,06 persen,” kata kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kepri, Panusunan Siregar di Tanjungpinang belum lama ini.

Dikatakannya penurunan nilai ekspor September 2016 disebabkan oleh turunnya ekspor komoditas migas sebesar 5,13 persen dan komoditas non migas sebesar 10,03 persen.

Sementara ekspor negara tujuan utama Provinsi Kepri pada bulan September 2016, nilai terbesar ke negara Singapura yaitu mencapai $423,89.

“Ekspor ke Singapura pada bulan ini mengalami penurunan dibanding bulan Agustus 2016 lalu yaitu sebesar 9,48 persen,” katanya.

Kata dia tujuan ekspor Provinsi Kepri selama bulan September 2016 dengan nilai terbesar kedua yaitu negara Australia yang mencapai $148,76 dan naik 143,08 persen dari bulan sebelumnya.

Dan negara tujuan ekspor terbesar ketiga sampai dengan kesepuluh adalah Amerika Serikat, Rusia, Malaysia, India, Tiongkok, Perancis, Jepang, dan Jerman.

Sedangkan nilai ekspor terbesar bulan September 2016 melalui pelabuhan yaitu Batu Ampar dengan nilai ekspor $343,68.

Kemudian disusul pelabuhan Sekupang, Kabil/Panau, Tarempa dan Belakang Padang. (Iskandar)

Simak Berita Terbaru Langsung di Ponselmu! Bergabunglah dengan Channel WhatsApp Lintaskepri.com disini