'

Ekang Anculai Desa Percontohan BPJS Ketenagakerjaan Tingkat Nasional

img-20180802-wa0030Bintan, LintasKepri.com – Desa Ekang Anculai Kabupaten Bintan, resmi menjadi salah satu Desa Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan atas Program Nasional 2018.

Hal ini membuat Desa Ekang Anculai termasuk salah satu desa dari 200 desa di Indonesia yang memiliki keunggulan dimana kades dan seluruh perangkat desanya telah menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Bupati Bintan Sujadi menuturkan, Kabupaten Bintan seyogyanya memiliki banyak keunggulan dengan melirik banyaknya sumber potensi desa yang ada.

Kabupaten Bintan juga terus melakukan pembenahan melalui peningkatan kapasitas maupun kapabilitas perangkat desa dan pembangunan desa.

“Desa-desa di Kabupaten Bintan ini memiliki banyak potensi. Kita juga terus melakukan pembangunan desa disertai dengan peningkatan kapasitas aparatur desa, salah satunya dengan melengkapi perangkat desa BPJS Ketenagakerjaan,” ujarnya saat Peresmian Desa Ekang Anculai sebagai Desa Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan, Rabu (1/7) pagi.

Selain itu, Apri mengatakan, sejak tahun 2017 Pemerintah Kabupaten Bintan sudah menggencarkan agar aparatur desa baik itu kepala desa, perangkat desa, staff, BPD serta RT/RW terproteksi BPJS Ketenagakerjaan.

img-20180802-wa0031“Bahkan saat ini kita juga sedang merancang bagaimana masyarakat yang tidak mampu untuk disegala bentuk profesi, baik guru ngaji, imam mesjid maupun penjaga TPU dapat juga diproteksi BPJS Ketenagakerjaan melalui anggaran CSR perusahaan,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Pusat E Ilyas Lubis mengapresiasi atas semangat kinerja yang telah dibangun oleh Pemerintah Kabupaten Bintan dalam memproteksi warganya.

“Kita acungi jempol kinerja pak bupati ini. Beliau begitu konsentrasi dan perhatian terhadap masyarakatnya,” tuturnya.

Menurut Kepala Dinas PMD Kabupaten Bintan Ronny Kartika, sejak tahun 2017 sampai saat ini, 1.450 jiwa baik itu kepala desa, BPD, RT/RW di Kabupaten Bintan telah terproteksi BPJS Ketenagakerjaan.

Selain itu, 1.879 tenaga kerja desa juga sudah diproteksi melalui jaminan kontruksi untuk tenaga kerja desa.

“Ini sangat bermanfaat bagi memproteksi masyarakat desa,” ungkapnya.

Selain peresmian tersebut, BPJS Tenagakerja juga turut menyerahkan santunan Jaminan Kerja Meninggal yaitu kepada ahli waris Alm Anuar sebesar Rp299.863.727. Lalu ahli waris Alm Arie Oktowijaya sebesar Rp189.139.514, dan ahli waris Alm Sutadi sebesar Rp63.360.980.

(*)

Baca juga :

Top