DPRD Natuna Terima Tiga Usulan Prioritas dari Pemda 

Natuna, LintasKepri.com – Bupati Natuna Wan Siswandi menyampaikan tiga usulan prioritas ke DPRD Natuna dalam rapat kerja implementasi kegiatan tahun anggaran 2021, di Gedung Paripurna DPRD Natuna, Senin (07/06/2021) siang.

Dikatakan Wan Siswandi, sebetulnya Natuna ini banyak sekali usulan prioritas yang harus dilaksanakan, namun mengingat terbatasnya dana yang ada maka dipilihlah beberapa usulan yang sangat mendesak dan harus dituntaskan dalam waktu dekat.

“Terbatasnya dana yang ada, saya mengusulkan tiga usulan saja diantaranya, pembangunan jalan dua arah dari simpang Sungai Ulu ke Kantor Bupati Natuna serta pelebaran jalan hingga ke Batu Hitam. Kemudian sarana air bersih dan penyelesaian pembangunan Gedung Dewan,”ujar Wan Siswandi ketika rapat kerja bersama DPRD Natuna tentang implementasi kegiatan anggaran tahun 2021.

Menurut Wan Siswandi, Gedung DPRD Natuna penting diselesaikan karena barang sudah ada, agar ada tempat baru bagi wakil rakyat.

“Saya berupaya dalam waktu tiga tahun gedung dewan kita selesaikan,” terang Wan Siswandi.

Kemudian masalah air bersih, Wan Siswandi menilai sangat perlu dituntaskan, mengingat kota Ranai dan sekitarnya masih sering mengalami kerisis air bersih, terutama ketika musim kemarau.

“Saya yang tinggal di jalan Pramuka Kota Ranai saja sering kesulitan air, ini artinya persoalan air bersih sangat mendesak bagi masyarakat dan harus menjadi skala prioritas dalam program pembangunan,” kata Wan Siswandi.

Dalam pelaksanaan kegiatan pembangunan, Wan Siswandi menuturkan akan menggunakan semua sumber dana yang ada, baik itu dari APBN, ABPD Provinsi dan APBD Natuna.

“Soal sumber dana, akan kita kejar semua baik dari APBN, Provinsi maupun APBD Natuna,” jelas Wan Siswandi.

Selain kegiatan priotitas tersebut, Wan Siswandi juga mengatakan agar kegiatan swakelola yang di desa-desa, segera dilaksanakan sebagai sumber penompang ekonomi masyarakat.

“Untuk kegiatan swakelola yang ada di desa-desa saya sarankan segera dikerjakan meskipun dilakukan secara bertahap, sebab kegiatan tersebut merupakan penompang ekonomi masyarakat, apalagi saat ini di masa Pendemi Covid-19 tentu sangat membantu masyarakat,” tambahnya.

Ia juga mengatakan bahwa tidak semua kegiatan bisa dilaksanakan, sebab saat ini pemerintah sedang focus penanganan Covid-19.

Sementara itu, Ketua DPRD Natuna Daeng Amhar mengatakan terlambatnya kegiatan dilaksanakan pada tahun 2021, bukan karena masa transisi, namun karena dampak Covid-19.

“Insa allah eksekutif dan legislatif mitra terbaik yang akan kerjasama untuk kemajuan dan kemakmuran rakyat,” ucap Amhar. (Erwin)