DPRD Natuna Desak Pemda Segera Eksekusi Kegiatan Padat Karya

Kegiatan Padat Karya dinilai sangat membantu perekonomian masyarakat Natuna.

Natuna, LintasKepri.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), mendesak Pemerintah Daerah (Pemda) Natuna, untuk segera melaksanakan lelang kegiatan padat karya.

“Kemarin sudah kita sampaikan langsung ke Pak Bupati, melalui rapat implementasi kegiatan di tahun anggaran 2021 ini,” ujar Ketua Komisi III DPRD Natuna, Rusdi, saat di temui awak media ini di ruang kerjanya, di Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Batu Hitam, Kecamatan Bunguran Timur, pada Selasa (08/06/2021) siang.

Kata Muk (sapaan akrabnya), biasanya kegiatan padat karya mulai di lelang Pemda Natuna melalui Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE), antara bulan Februari, Maret maupun April. Namun di tahun anggaran 2021 kali ini, Pemda Natuna belum juga mengadakan pelelangan kegiatan fisik, meski sudah memasuki akhir triwulan II (bulan Juni).

“Kita berharap padat karya ini segera di lelang dan di eksekusi, agar perekonomian masyarakat dapat kembali stabil,” sebut Muk.

Rusdi atau yang akrab disapa Muk, saat ditemui diruang rapat komisi III DPRD Natuna.

Ketua DPC PDI-Perjuangan Natuna itu menambahkan, banyak masyarakat di Daerah Ujung Utara NKRI ini, yang bergantung hidup dengan kegiatan proyek fisik milik Pemda Natuna, terutama melalui kegiatan padat karya.

Sebab, sambung dia, kegiatan padat karya diyakini dapat menyerap banyak tenaga kerja, serta membutuhkan material yang di hasilkan dari usaha masyarakat.

“Contohnya batu pondasi, batu cor, pasir, kayu dan lain-lainnya itu, adalah hasil usaha masyarakat. Belum lagi pemilik toko material seperti semen, besi dan lain-lain itu, pasti akan sangat terbantu dengan adanya kegiatan padat karya. Sehingga perputaran uang akan terjadi,” imbuh Muk.

Muk mengaku bahwa usulan tersebut sudah di respon positif oleh Bupati Natuna, Wan Siswandi.

Pj. Sekda Natuna, Hendra Kusuma, saat di temui oleh sejumlah awak media.

Sebelumnya Pj. Sekda Natuna, Hendra Kusuma, menjelaskan, bahwa saat ini kondisi keuangan daerah sedang mengalami ketidak stabilan. Hal ini dipicu dengan melonjaknya kasus warga Natuna yang terpapar Covid-19.

“Saat ini Pemda sedang fokus menangani kasus Covid-19, sehingga anggaran kita banyak yang terserap kesana,” ujar Hendra Kusuma, baru-baru ini.

Namun ia berjanji, jika Kas Daerah (Kasda) Natuna dinilai sudah cukup layak untuk menjalankan kegiatan fisik, pihaknya akan segera melelang kegiatan. Ia meminta masyarakat untuk terus bersabar, dan berdo’a agar pandemi Covid-19 segera berakhir.

“Kita sangat memahami sekali kondisi masyarakat kita saat ini. Namun mau bagaimana lagi, kita tidak mungkin melelang kegiatan, sementara kas kita sendiri masih belum stabil,” ungkap Hendra Kusuma. (Erwin)