DPRD Kepri Sampaikan Pandum Fraksi-fraksi Atas Nota Keuangan dan Ranperda tentang APBD Kepri TA 2023

Nov 10, 2022
DPRD Kepri kembali menyelenggarakan Rapat Paripurna ke-13 Masa Sidang III Tahun Anggaran 2022, dengan agenda Pandangan Umum (Pandum) Fraksi-fraksi DPRD Provinsi Kepri  terhadap Nota Keuangan dan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang APBD Provinsi Kepri Tahun Anggaran 2023, Kamis (10/11/2022) di Ruang Rapat Sidang Utama Balairung Raja Khalid DPRD Kepri.

LINTASKEPRI.COM, TANJUNGPINANG – DPRD Provinsi Kepulauan Riau kembali menyelenggarakan Rapat Paripurna ke-13 Masa Sidang III Tahun Anggaran 2022. Paripurna ini beragendakan Pandangan Umum (Pandum) Fraksi-fraksi DPRD Provinsi Kepri  terhadap Nota Keuangan dan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang APBD Provinsi Kepri Tahun Anggaran 2023, Kamis (10/11/2022) di Ruang Rapat Sidang Utama Balairung Raja Khalid DPRD Provinsi Kepulauan Riau.

Paripurna ke-13 Masa Sidang III Tahun 2022 ini, dipimpin oleh Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Riau Jumaga Nadeak SH. Dan dari pihak TAPD diwakilkan oleh Drs. Adi Prihantara, MM selaku Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Riau beserta tim TAPD.

Pada rapat Paripurna ini Fraksi-Fraksi yang ada di DPRD Provinsi Kepulauan Riau menyampaikan Pemandangan Umum dari setiap Fraksinya terhadap Nota Keuangan dan Rancangan Pertaruran Daerah tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Kepulauan Riau Tahun Anggaran 2023.

Yang mana Pemandangan Umum itu disampikan oleh Wakil atau Juru Bicara dari setiap Fraksi diantara nya , Fraksi PDI-Perjuangan diwakilkan oleh Dr. Sahat Sianturi, S.H., M.Hum, Fraksi Golongan Karya (Golkar) diwakilkan oleh, Hadi Chandra S.Sos, Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) diwakilkan oleh H. Muhammad Taufik, S.H., M.M, Fraksi Nasdem, Fraksi Gerindra diwakilkan oleh Nyanyang Haris Pratamura, SE., M.Si, Fraksi Demokrat diwakilkan oleh H. Surya Sardi, S.T., M.M, Fraksi Hanura-PAN (HaraPAN) diwakilkan oleh Yudi Kurnain, S.H, dan  Fraksi PKB-PPP yang diwakilkan oleh Suigwan.

Dalam Forum Paripurna ini perwakilan dari Fraksi Hanura-PAN, yaitu Yudi Kurnain,SH juga mengatakan bahwa sangat menyayangkan perihal kehadiran saat Paripurna, dikarenakan kurangnya kehadiran yang dianggapnya sangat minim dari sisi TAPD pada saat Paripurna sedang berlangsung, apalagi Paripurna ini sendiri tentang pembahasan Anggaran di Provinsi Kepulauan Riau.

Setelah penyampaian dari Wakil/Juru Bicara dari setiap Fraksi, Pimpinan rapat menyampaikan bahwa semua masukan, saran dan perbaikan yang termuat dalam Pemandangan Umum Fraksi, menjadi catatan untuk ditindaklanjuti dalam Jawaban Pemerintah, yang akan disampaikan dalam Rapat Paripurna selanjutnya.

Dari hasil pembahasan yang dilakukan Badan Anggaran DPRD Provinsi Kepri dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Provinsi Kepulauan Riau sebelumnya, bahwa pendapatan daerah pada Tahun Anggaran 2023 diproyeksikan sebesar Rp3,995 triliun.

Adapun di tahun 2022 ini, pendapatan daerah diproyeksikan sebesar Rp3,48 triliun, sehingga pada tahun anggaran 2023 pendapatan daerah naik sebesar Rp515,171 miliar.

Selanjutnya untuk belanja daerah, pada tahun anggaran 2023 dianggarkan sebesar Rp4,111 triliun. Naik sebesar Rp240.83 miliar, bila dibandingkan dengan belanja daerah pada tahun 2022 yang berjumlah Rp3,87 triliun.

Adapun pembiayaan daerah sebesar Rp 115,661 miliar yang terdiri dari penerimaan pembiayaan yakni selisih lebih realisasi penerimaan dan pengeluaran anggaran (Silpa) sebesar Rp200 triliun, sedangkan pengeluaran pembiayaan yakni pembayaran ke PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) atas pinjaman daerah sebesar Rp84,338 miliar.

Dengan demikian total Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Provinsi Kepulauan Riau Tahun Anggaran 2023 adalah sebesar Rp4,111 triliun.

Ketua DPRD Provinsi Kepri, Jumaga Nadeak berharap dengan potensi yang dimiliki oleh Provinsi Kepulauan Riau, pendapatan daerah  diharapkan dapat lebih ditingkatkan lagi.

Dengan mengoptimalkan potensi yang ada dan kewenangan yang dimiliki, diharapkan mampu berkerja keras, berupaya secara bersama-sama, menggali dan mengembangkan potensi dan peluang dalam rangka meningkatkan pendapatan daerah.

Laporan: Redaksi
Editor: Redaksi

Bagikan Berita :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *