Diskominfo Natuna akan Bangun 17 Tower, Ini Penjelasan Kadis Raja Darmika

Benerapa touwer yang ada di Kabupaten Natuna.

Natuna, LintasKepri.com – Kabupaten Natuna menjadi salah satu titik pembangunan Base Tranceiver Station atau BTS oleh Badan Aksesbilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI).

Hal tersebut dilakukan dalam rangka mendukung akses telekomunikasi di daerah-daerah yang susah sinyal.

Diketahui ada 35 titik BTS yang akan dibangun di Kepri yang tersebar di 4 kabupaten.

Sebagai tower pendukung akses telekomunikasi rencananya akan dibangun 17 titik di Kabupaten Natuna.

Gubernur Kepri Ansar Ahmad sebelumnya memberikan arahan terkait pembangunan BTS untuk berkoodinasi dengan Kadis Kominfo Kabupaten masing-masing.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kadiskominfo) Kabupaten Natuna, Raja Darmika, menyatakan bahwa, terkait rencana pembangunan BTS di Kabupaten Natuna pihaknya telah mengetahui. Pihaknya bahkan bersiap untuk merealisasikan program itu.

Kepala Dinas Kominfo Natuna, Raja Darmika.

“Kami sudah tahu bahwa tanggung jawab pemerintah kabupaten itu menyediakan lahan, tinggal survei lokasinya mana. Nanti akan disurvei kembali. Saat ini 2 tim sudah datang dan sedang dalam proses survei lokasi dan hari ini datang lagi 2 orang tim untuk mempercepat survei itu,” ujar Raja Darmika, dilansir dari batam.tribunnews.com, Selasa (06/04/2021).

Raja Darmika juga mengatakan bahwa pada tahun 2012-2013 silam di Natuna sudah pernah dibangun BTS USO Telinfo-Tuntas sebanyak 14 titik, namun BTS USO tersebut masih memiliki banyak kekurangan sehingga menjadi keluhan masyarakat.

Hal itu dikarenakan transpornya masih menggunakan satelit.

Terkait pembangunan BTS yang rencananya terdapat 17 titik di Natuna, ia berharap agar BTS yang akan dibangun tidak menggunakan sinyal satelit.

“Jadi kami berharap 17 BTS yang akan dibangun ini tidak menggunakan satelit lagi, minimal Fiber Optik (FO) atau Radio sehingga sinyal yang dibangun sinyal 4G yang tidak KW lah,” harapnya.

“Harapan kami tidak hanya berhenti di sini saja BTS ini, karena kita tahu infrastruktur telekomunikasi merupakan salah satu pendukung penting dalam percepatan digitalisasi daerah. Jadi harus terus berkelanjutan sehingga sampai pelosok Natuna yang sesuai juga dengan harapan Pak Bupati,” pungkasnya. (Erwin)