Pemko Tpi

Dihari Libur Kendaraan Dinas Pemko Tanjungpinang Ini Digunakan untuk Angkut Barang

Dihari Libur Kendaraan Dinas Pemko Tanjungpinang Ini Digunakan untuk Angkut Barang.
Dihari Libur Kendaraan Dinas Pemko Tanjungpinang Ini Digunakan untuk Angkut Barang, Minggu (1/9).

Tanjungpinang, LintasKepri.com – Mobil pick up hitam BP 8137 T berlogo Pemko Tanjungpinang terlihat mengangkut barang sejenis gerobak dan kursi di salah satu jalan Kota Tanjungpinang, Minggu (1/9).

Beberapa orang terlihat mengangkat gerobak dagangan berikut meja dan kursi milik seseorang di Jalan H. Ungar.

Salah seorang warga Tanjungpinang, Jusri Sabri, menyaksikan langsung hal tersebut. Ia menilai tidak layak dilakukan karena itu mobil dinas bukan mobil pribadi.

“Sungguh tidak patut hal itu dilakukan dan melanggar aturan,” ucapnya, Minggu (1/9), dihubungi media ini.

Jusri melihat langsung peristiwa itu saat dirinya hadir di acara arisan rumah saudaranya di Simpang Jalan H. Ungar.

“Waktu saya photo, kelihatan sopir mobil dinas itu mengangkat barang grosir, bongkar kedai kopi dan memindahkan stan-stan etalase,” katanya.

Jusri menjelaskan, fungsi kendaraan dinas pada hakikatnya digunakan untuk melayani kebutuhan masyarakat.

Disamping itu, kata dia, sumber dana perawatan kendaraan menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

“Jadi, kalau digunakan untuk kepentingan pribadi, itu harus mendapatkan sanksi,” ungkapnya.

Ia meminta kepada Walikota Tanjungpinang Syahrul, agar memberikan sanksi kepada pegawai yang melanggar aturan dalam penggunaan kendaraan dinas milik pemerintah.

“Hal ini juga tertuang dalam PP 53 Tahun 2010 Tentang Disiplin PNS. Berikan sanksi tegas kepada yang bersangkutan agar hal serupa tidak terjadi lagi,” tegasnya.

Sementara itu Kabag Humas Pemko Tanjungpinang Tri Putranto, dikonfirmasi LintasKepri, membenarkan bahwa kendaraan plat merah jenis pick up milik Pemko Tanjungpinang.

“Iya, itu milik Pemko,” ucapnya.

Tri Putranto menyebut, kendaraan itu adalah milik Kantor Badan Kesbangpol Penmas. Ia berdalih pick up digunakan untuk membantu warga.

“Kabankesbang pak Wan Kamar membantu warga. Katanya bantu orang yang tak mampu bayar ongkos angkat gerobak dengan kursi, yang jualan disitu tak laku, barang dibawa ke rumahnya,” kata Tri Putranto setelah menanyakan ke Kepala Kesbangpol Penmas Wan Kamar.

(cho)