Cipkon Jelang Ramadhan, Polres Natuna “Gasak” Pekat Termasuk Cewek Kost

Petugas saat menggeledah kios penjual Miras.
Petugas saat menggeledah kios penjual Miras.

Natuna, LintasKepri.com – Polres Natuna menggelar Apel Cipta Kondisi (Cipkon), dalam rangka pemberantasan minuman keras (Miras) Oplosan dan Implementasi Program Prioritas Kapolri diwilayah Hukum Polres Natuna. Sabtu (05/05/2018) petang.

Cipkon yang merupakan program Polri ini, dalam rangka menciptakan suasana yang aman dan kondusif dikalangan masyarakat diseluruh Indonesia, menjelang masuknya bulan suci Ramadhan 1439 Hijriyah (2018), termasuk diwilayah Kabupaten Natuna.

Cipkon yang dipimpin langsung oleh Kabagops Polres Natuna, Kompol Elfizar tersebut, menargetkan beberapa aktifitas penyakit masyarakat (Pekat), diantaranya Miras Oplosan, Penginapan, Kontrakan/Kost, Sajam, Premanisme, Perjudian dan Prostitusi.

Elfizar mengatakan, bahwa pihaknya merasa sangat puas, karena telah berhasil menyita dan mengamankan ratusan botol miras jenis anggur merah, arak, bir dan tuak. Selain itu, pihaknya juga berhasil mengamankan beberapa cewek penghuni rumah kost tanpa domisili.

“Selain itu, Cipkon ini juga untuk peningkatkan kemampuan Polisi, K2YD (Kemampuan Kepolisian Yang Ditingkatkan, red),” ujar Elfizar, seperti dilansir dari natindonews.com.

Artinya, kata Elfizar, Cipkon yang dilaksanakan diranai bukan sekedar patroli dan melihat keadaan saja, namun juga ditingkatkan dengan merazia tempat-tempat yang diduga bisa menimbulkan sebab Pekat, termasuk kebeberapa penginapan dan rumah kost.

Razia yang dilaksanakan mulai pukul 14.00 hingga pukul 17:15 Wib tersebut, berhasil mengamankan sebanyak 360 botol anggur merah, 7 botol guienes, rokok tanpa label cukai sebanyak 212 slop dengan berbagai merk.

Selain ratusan botol miras dan beberapa pasangan bukan suami istri, Razia gabungan ini juga berhasil mengamankan 3 orang yang tertangkap basah sedang bermain judi, di Jalan Dewi Sartika, Ranai.

“Saat kita sedang melakukan razia cipta kondisi ini, kita melihat 5 orang sedang duduk, lalu kami hampiri dan ternyata yang tiga orang lagi main judi,” terang Kasatreskrim Polres Natuna, AKP Edi Wiyanto melalui pesan singkat.

Menurut Edi, jenis judi yang mereka gunakan adalah dengan kartu remi yang kini sudah diamankan untuk dijadikan barang bukti.

“Bukti lain adalah, uang sebanyak Rp 390 ribu dan ini murni tindak pidana perjudian,” terangnya.

Dalam keterangannya Edi Wiyanto menyebutkan, ketiga pelaku perjudian tersebut diantaranya adalah RM, RN dan UB.

“Atas temuan tersebut diatas, pelapor beserta anggota lainnya melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi dan mengumpulkan barang bukti untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut,” pungkasnya.

Personil yang terlibat Cipta Kondisi kali ini sebanyak 30 orang, yang terdiri dari Personil POM AD, AL, AU, Polres Natuna dan Satpol PP Natuna.

Laporan : Erwin Prasetio