disdik kota

Cegah Radikalisme, Yayasan Fadhilah Natuna Gelar Sosialisasi Wasbang bagi Perempuan

Acara Sosialisasi Pentingnya Wawasan Kebangsaan
Acara Sosialisasi Pentingnya Wawasan Kebangsaan guna mencegah Faham Radikalisme bagi Perempuan di Kabupaten Natuna.

Natuna, LintasKepri.com – Wakil Bupati Natuna Hj. Ngesti Yuni Suprapti membuka secara resmi kegiatan Sosialisasi Pentingnya Wawasan Kebangsaan (Wasbang) yang digelar oleh Yayasan Fadhilah Natuna. Bertempat di Aula Serbaguna Natuna Hotel, Jalan HR. Soebrantas, Ranai Darat, Kecamatan Bunguran Timur, pada Senin (30/12/2019) siang.

Kegiatan yang diikuti oleh para perwakilan dari organisasi perempuan dan tokoh perempuan yang ada di Pulau Bunguran Besar itu, bertujuan untuk Mencegah Faham Radikalisme bagi Perempuan di Kabupaten Natuna.

Dalam sambutannya Ngesti menjelaskan, bahwa saat ini Pemerintah baik ditingkat Pusat maupun Daerah, terus melakukan upaya antisipasi terhadap munculnya faham radikalisme ditengah masyarakat.

Sambutan Wakil Bupati Natuna Hj. Ngesti Yuni Suprapti.
Sambutan Wakil Bupati Natuna Hj. Ngesti Yuni Suprapti.

“Kita sering mendengar kasus radikalisme diberbagai media. Untuk itu kita harus tahu apa itu radikalisme, dan bagaimana cara melakukan pencegahannya,” ucap Ngesti.

Ngesti meminta kepada para kaum perempuan yang ada di Kabupaten Natuna, supaya dapat menjadi pelaku dalam menentukan arah pembangunan daerah agar lebih baik lagi.

“Saya harap perempuan jangan hanya sebagai pelengkap saja, namun harus jadi pelaku pembangunan,” harapnya.

Para narasumber, tamu undangan beserta para peserta sosialisasi Wasbang.
Para narasumber, tamu undangan beserta para peserta sosialisasi Wasbang.

Selain itu Ngesti juga berpesan, dengan adanya perkembangan dan kemajuan teknologi informasi, tidak menjerumuskan kita kedalam faham radikalisme, yang mampu memecah belah persatuan bangsa dan negara.

“Natuna memang berada di Pulau Terluar, namun namun perkembangan teknologinya sangat pesat. Internet sudah bisa kita akses dengan mudah, informasi-informasi sangat cepat kita terima. Namun kita harus tetap bijak menggunakannya, jangan sampai kita terjerumus,” pesan mantan Anggota DPRD Natuna periode 2009-2014 tersebut.

Sambutan Ketua Yayasan Fadhilah Natuna, Raja Peni Adriani.
Sambutan Ketua Yayasan Fadhilah Natuna, Raja Peni Adriani.

Sementara itu Ketua Yayasan Fadhilah Natuna Raja Peni Adriani menceritakan, bahwa Yayasan yang dipimpinnya saat ini terbentuk pada 8 Maret 2012, melalui inisiatif para pengurus dan anggota Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Natuna.

Kemudian dibentuklah Taman Kanak-kanak (TK) Islam Fadhilah Natuna, sebagai wadah pendidikan untuk mempersiapkan para generasi penerus bangsa yang berpedoman pada ajaran Islam.

“Alhamdulilah masih berjalan sampai saat ini. Bahkan siswanya setiap tahunnya tidak kurang dari 40 anak, sesuai dengan kapasitas yang tersedia,” tutur Raja Peni.

Foto bersama usai acara pembukaan.
Foto bersama usai acara pembukaan.

Selain bergerak dibidang pendidikan, Yayasan ini juga bergerak dibidang sosial dan keagamaan. Seperti mengadakan santunan terhadap anak yatim dan juga pembagian takjil gratis pada bulan suci Ramadhan.

“Alhamdulillah tahun ini kita bisa mengadakan Sosialisasi Wawasan Kebangsaan terhadap kaum perempuan, bekerjasama dengan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Pemerintah Provinsi Kepri,” terangnya.

Raja Peni berharap melalui kegiatan ini, para perempuan di Kabupaten Natuna dapat mengetahui secara detail mengenai faham radikalisme dan bagaimana cara melakukan pencegahannya.

Para peserta sosialisasi Wasbang saat mengikutu kegiatan.
Para peserta sosialisasi Wasbang saat mengikuti kegiatan.

Kegiatan yang digelar selama 2 hari, dari tanggal 30-31 Desember 2019 itu, menghadirkan narasumber dari Anggota DPR RI Dapil Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Ansar Ahmad, Kepala atau Perwakilan Bakesbangpol Kepri Indra Syah Putra, Dandim 0318/Natuna Letkol (Czi) Ferry Kriswardana, S.Sos., M.Tr (Han) serta Kapolres Natuna AKBP Nugroho Dwi Karyanto, SIK.

Pesertanya sendiri berjumlah sekitar 120 orang yang terdiri dari 20 organisasi perempuan yang tergabung didalam Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Natuna dan Tokoh Perempuan dari 6 Kecamatan di Pulau Bunguran Besar, seperti Kecamatan Bunguran Timur, Bunguran Timur Laut, Bunguran Selatan, Bunguran Tengah, Bunguran Batubi dan Bunguran Utara.

Laporan : Erwin Prasetio