Calon Jemaah Haji Kepri Batal Berangkat Tahun Ini

Jemaah Haji
Jemaah Haji, Foto:Ist

Kepri, LintasKepri.com – Akibat masih signifikannya penyebaran COVID-19 yang terjadi hingga saat ini, Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), membatalkan keberangkatan 1281 Calon Jemaah Haji (CJH) asal Kepri tahun ini.

Hal itu disampaikan langsung oleh Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kanwil Kemenag Kepri, Afrizal, melalui sambungan ponsel, Selasa (2/6).

“Akibat COVID-19, kita batalkan keberangkatan CJH pada tahun ini. Ini juga sejalan dengan arahan Pemerintah Indonesia untuk menunda (keberangkatan haji) dulu,” ujarnya.

Afrizal menjelaskan, pembatalan keberangkatan tahun ini diakibatkan oleh keadaan yang sudah tidak memungkinkan untuk umat muslim di Kepri melaksanakan haji di tanah suci Mekkah.

Padahal Kemenag Kepri sudah sangat siap melakukan proses pemberangkatan CJH 2020 ini. Namun, karena penyebaran COVID-19 yang menyebar secara luas di dunia, maka Pemerintah Indonesia memutuskan untuk menunda proses pemberangkatan.

“CJH tahun ini ditargetkan akan diberangkatkan pada 2021 mendatang,” ungkapnya.

Disinggung soal biaya keberangkatan haji yang sudah dibayarkan CJH, Afrizal menjelaskan, jika biaya yang sudah dilunasi jemaah tidak diambil, akan menjadi biaya keberangkatan di tahun 2021.

Karena sebagaimana diketahui, biaya pelunasan setoran awal keberangkatan sebesar Rp25 juta, kemudian ditambah Rp8 juta, sehingga total Rp33 juta.

“Tapi disesuaikan dengan biaya tahun itu. Kalau sama biaya tak nambah lagi. Kalau tahun depan ada penambahan (dana) harus ditambah lagi. Kalau lebih kecil dikembalikan ke jemaah,” kata Afrizal.

Pihaknya sudah memberikan informasi ke CJH yang keberangkatannya dibatalkan pada tahun ini. Afrizal berharap agar CJH dapat memahami.

“Supaya dapat diterima jemaah, inilah keputusan terbaik. Mudah-mudahan semua ini ada hikmahnya. Jemaah mohon bersabar sampai tahun depan. Kita harap semua jemaah bersabar dulu,” kata dia.

Adapun persebaran CJH yang berada di Kepri yakni untuk Kota Batam sebanyak 627 orang, Kota Tanjungpinang 269 orang, Kabupaten Karimun 163 orang, Kabupaten Natuna 94 orang, Kabupaten Lingga 36 orang, Kabupaten Bintan 65 orang, dan Kabupaten Anambas 27 orang.

(san)