Blusukan ke Penagi, Kapolres Natuna : Silahturahmi Harus Terus Dijaga

 

Kapolres Natuna, AKBP Nugroho Dwi Karyanto, SIK, saat menyalami sejumlah masyarakat Penagi.

Kapolres Natuna, AKBP Nugroho Dwi Karyanto, SIK, saat menyalami sejumlah masyarakat Penagi.

Natuna, LintasKepri.com – Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) Natuna, AKBP Nugroho Dwi Karyanto, SIK., melakukan blusukan alias kunjungan ke Kampung Penagi, Kelurahan Bandarsyah, Kecamatan Bunguran Timur. Pada Sabtu (18/05/2019) petang.

Dalam lawatannya ke salah satu Kota Terapung di Natuna tersebut, Kapolres ingin menyapa langsung masyarakat Penagi. Sekaligus ingin mengajak para anak yatim dan piatu, untuk menikmati hidangan buka puasa bersama dan sholat magrib berjamaah di Mushola Al-Mukarramah.

Kapolres Natuna saat memberikan santunan kepada anak yatim dan piatu.

Kapolres Natuna saat memberikan santunan kepada anak yatim dan piatu.

Dalam sambutannya Perwira berpangkat Melati Dua tersebut mengatakan, bahwa kunjungannya ke Kota Tua Penagi, adalah dalam rangka untuk mempererat tali silahturahmi antara Polri dengan Masyarakat.

“Tali silahturahmi harus terus kita jaga sampai kapan pun. Bukan hanya di bulan Suci Ramadhan saja,” ujar Nugroho.

Ia juga mengajak kepada seluruh umat muslim, agar terus meningkatkan nilai ibadah. Khususnya pada bulan Suci Ramadhan 1440 Hijriyah tahun ini.

AKBP Nugroho Dwi Karyanto, SIK, saat menyampaikan kata sambutan.

AKBP Nugroho Dwi Karyanto, SIK, saat menyampaikan kata sambutan.

“Ibadah merupakan bekal kita untuk di akhirat nanti. Apalagi kalau bulan Ramadhan seperti ini, Allah SWT akan melipat gandakan setiap amalan yang kita perbuat. Baik itu amal baik maupun amal buruk,” pesannya.

Lelaki yang sangat dekat dengan masyarakat tersebut menegaskan, bahwa Kota Tua Penagi merupakan simbol kerukunan umat beragama. Hal itu dibuktikan dengan adanya dua rumah ibadah untuk umat muslim dan budha, yang dibangun berdampingan.

“Kita bisa lihat, antara Mushola Al-Mukarramah dan Kelenteng Pu Tek Ci, dibangun berdampingan. Dan saya belum pernah dengar di Penagi ada konflik antar umat beragama. Ini menandakan bahwa masyarakat Penagi sangat toleran, dan bisa saling menghargai sesama umat beragama. Ini patut menjadi contoh,” ungkapnya.

Didampingi awak media, Kapolres Natuna tampak memborong jajanan takjil milik warga.

Didampingi awak media, Kapolres Natuna tampak memborong jajanan takjil milik warga.

Selain mengajak buka puasa bersama, Kapolres juga menyisihkan sebagian rezekinya untuk menyantuni anak yatim dan piatu yang ada di Penagi. Menurutnya, santunan tersebut merupakan bentuk rasa syukurnya atas segala nikmat yang telah diberikan oleh Tuhan yang Maha Esa.

Sebelum melakukan kegiatan buka puasa bersama, Kapolres juga tampak menyalami setiap warga yang dijumpainya. Serta sempat memborong jajanan takjil milik para pedagang yang berjualan disepanjang pelantar Kota Penagi.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, para pejabat Polres Natuna, Bhayangkari, tokoh agama, tokoh masyarakat dan para awak media.

Laporan : Erwin Prasetio

Baca juga :

    Top