Pemko Tpi

Bingung dengan Kebijakan Rahma, Legislator Pertanyakan Indikator Pelantikan Pejabat Eselon

Anggota DPRD Kota Tanjungpinang, Dicky Novalino.

Tanjungpinang, LintasKepri.com – Anggota DPRD Kota Tanjungpinang, Dicky Novalino, mengaku bingung dengan kebijakan Wali Kota Tanjungpinang Rahma yang tiba-tiba melakukan perombakan besar-besaran terhadap pejabat eselon III dan IV pada Selasa (19/1) kemarin.

Dicky menilai banyak pejabat yang diganti Rahma tersebut mempunyai semangat dan etos kerja yang tinggi.

“Kita hingga saat ini tidak mengerti apa indikator dari pelantikan itu. Padahal banyak pejabat yang mempunyai semangat dan etos kerja yang tinggi tiba-tiba diganti dan ada yang dinonjobkan,” ujarnya, Senin (25/1).

Polisi Partai Demokrat ini menduga pelantikan tersebut salah satu strategi Rahma untuk persiapan Pemilihan Wali Kota Tanjungpinang pada 2023 mendatang.

“Kalau memang pelantikan ini hanya sekadar strategi politik, saya rasa itu terlalu cepat. Harusnya kepala daerah fokus pada permasalahan yang ada di tengah masyarakat. Kedepankan kepentingan masyarakat dari pada politik,” tegas Dicky.

Ia juga menyoroti Rahma yang saat ini belum membuka open bidding untuk jabatan pejabat eselon II yang kosong. Menurutnya juga, saat ini kinerja Pemkot Tanjungpinang sedikit terhambat karena kepala OPD yang tidak lengkap dan masih ada yang dijabat oleh Pelaksana tugas (Plt).

“Segera buka open bidding agar kinerja Pemkot Tanjungpinang kembali berjalan normal. Jika tidak, pasti akan pincang. Kasihan masyarakat terkena imbas,” tutur Dicky.

(san)