'

Bijak Berkata Agar Tidak Buruk Sangka

Gubernur H Nurdin Basirun mengatakan dalam pergaulan sehari-hari dampak positif maupun negatif tentu ada. Untuk itu haruslah berhati-hati sebelum mengutarakan kata-kata. Karena dengan kata-kata, seseorang belum tentu bisa mengerti dan maksud apa yang disampaikan.
“Pandai pandai menjaga lisan dari perkataan dusta dan tidak menyinggung perasaan orang”, ujar Nurdin
saat memberi tausyiah safari subuh di Mesjid Al Kautsar Perumahan Nusa Indah KM 9, Tanjungpinang, Selasa (3/7).
Untuk itu, Nurdin mengatakan, semua harus menghindari kata-kata yang menimbulkan buruk pembicaraan. Seperti halnya buruk sangka agar tidak berdusta dalam percakapan dengan orang lain.
“Persaudaraan kita akan jadi harmonis, bila membiasakan berkata baik terhadap orang lain dalam hubungan sehari-hari”, lanjut Nurdin.
Dengan begitu, Nurdin menegaskan, jeleknya perbuatan buruk sangka tadi bahkan kawan dapat menjadi lawan, bila tersebut disangka melakukan hal-hal yang tidak baik padahal orang baik-baik. Mudah mudahan dijauhkan oleh Allah dari buruk sangka.
“Berburuk sangka terhadap orang lain adalah perbuatan yang sangat dibenci oleh Allah Swt”, tambah Nurdin lagi
Tak lupa Nurdin mengajak jamaah untuk bersyukur atas nikmat dan rahmat kesehatan sehingga dapat melaksanakan shalat berjemaah dan berjalan sebagaimana yang diharapkan bersama.
“Alhamdulillah kita dipertemukan subuh ini dan bisa berjalan sebagaimana perintah NYA”, ucap Nurdin.
Menurut Nurdin, dengan melimpahnya kesehatan dan pikiran yang positif yang diberi Allah dan dengan ajaran Islam dimana akan bisa membedakan mana yang hak dan mana yang bathil.
“Bersyukur lah yang telah diberikan NYA akal pikiran, agar kita bisa menilai mana benar dan mana salah,” kata Nurdin.
Dikesempatan ini, Gubernur didampingi Sekretaris Daerah H TS Arif Fadillah beserta sejumlah Kepala OPD dilingkungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau serta tokoh ulama dan warga setempat.

Sumber: Humas Kepri

Baca juga :

Top