Besuk Korban Sengatan Listrik, SBPP Natuna Minta Perusahaan Tanggungjawab

Para pengurus DPC SBPP Natuna saat membesuk korban sengatan listrik karyawan PT. Deldrof Indonesia Batam, yang dirawat di ruang ICU RSUD Natuna.
Para pengurus DPC SBPP Natuna saat membesuk korban sengatan listrik salah satu karyawan PT. Dredolf Indonesia Batam, yang dirawat di ruang ICU RSUD Natuna.

Natuna, LintasKepri.com – Ketua beserta pengurus Dewan Pimpinan Cabang Serikat Buruh Patriot Pancasila (DPC SBPP) Kabupaten Natuna, membesuk korban yang mengalami kecelakaan tersengat aliran listrik, saat bertugas memperbaiki jamperan jaringan yang putus, di Desa Tanjung, Kecamatan Bunguran Timur Laut, pada Selasa (24/09/2019) lalu.

Korban diketahui bernama Andi Sufandi (27), warga asal Desa Limau Manis, Kecamatan Bunguran Timur Laut, yang bekerja sebagai karyawan kontrak di PT. Dredolf Indonesia Batam. Perusahaan tersebut diketahui merupakan pihak rekanan dari PLN Rayon Ranai, Kabupaten Natuna.

Saat ini Andi sedang menjalani perawatan di ruang ICU RSUD Natuna. Kabarnya, korban akan menjalani operasi atas luka parah yang dideritanya.

Ketua DPC SBPP Natuna, Syamsuriana, berharap agar pihak perusahan yang memperkerjakan Andi, dapat bertanggungjawab penuh, atas musibah yang menimpa karyawannya.

Ketua DPC SBPP Natuna, Syamsuriana, SH.MH.
Ketua DPC SBPP Natuna, Syamsuriana, SH.MH.

“Kami harapkan pihak Perusahaan tempat Andi bekerja bisa menjamin seluruh biaya pengobatannya, hingga sembuh,” ucap wanita yang akrab disapa Ana tersebut.

Ana berharap setiap perusahaan dapat menerapkan Safety Officer (keselamatan kerja) kepada seluruh karyawannya, dengan mengacu kepada Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku. Karena hal itu telah diatur di dalam undang-undang nomor 1 tahun 1970, tentang keselamatan kerja.

“Diantaranya setiap karyawan harus menggunakan Alat Pelindung Diri (APD, red). Ini demi keselamatan para pekerja,” tegas Ana.

Ana beserta seluruh pengurus dan anggota DPC SBPP Natuna, berharap Andi bisa segera pulih dari sakit yang dideritanya. Serta seluruh keluarga dapat diberikan ketabahan dan kesabaran.

“Kejadian ini dapat menjadi pembelajaran bagi kita semua, agar selalu memperhatikan tentang keselamatan kerja. Semoga korban segera sembuh, dan keluarganya diberi ketabahan,” pungkas Ana, seraya diamini oleh sejumlah pengurus DPC SBPP Natuna.

Laporan : Erwin Prasetio