Berbagi Ceria Ulang Tahun Ke-15, Sriwijaya Air Berangkatkan Anak Panti Tamasya Gratis

Kantor Maskapai Sriwijaya Air Cabang Tanjungpinang, Kepulauan Riau, memberangkatkan 5 orang anak dari Panti Asuhan Bina Insan Bintani dan 1 pendamping guna mengikuti kegiatan tamasya gratis sempena memperingati ulang tahun ke-15 melalui Bandara Raja Haji Fisabilillah Tanjungpinang, Rabu (7/11).

Kantor Maskapai Sriwijaya Air Cabang Tanjungpinang, Kepulauan Riau, memberangkatkan 5 orang anak dari Panti Asuhan Bina Insan Bintani dan 1 pendamping guna mengikuti kegiatan tamasya gratis sempena memperingati ulang tahun ke-15 melalui Bandara Raja Haji Fisabilillah Tanjungpinang, Rabu (7/11).

Tanjungpinang, LintasKepri.com – Kantor Maskapai Sriwijaya Air Cabang Tanjungpinang, Kepulauan Riau, memberangkatkan 5 orang anak dari Panti Asuhan Bina Insan Bintani dan 1 pendamping guna mengikuti kegiatan tamasya gratis sempena memperingati ulang tahun ke-15 melalui Bandara Raja Haji Fisabilillah Tanjungpinang, Rabu (7/11).

“Pada hari ini kami telah memulai rangkaian kegiatan jelang ulang tahun ke-15 tepatnya 10 November dengan memberangkatkan Anak Panti Asuhan Bina Insan Bintani sebanyak 5 anak dan 1 pendamping untuk mengikuti kegiatan tamasya bersama gratis,” kata Distrik Manager Sriwijaya Air Cabang Tanjungpinang, Presley Sumanti, Rabu.

Dia menjelaskan, pendamping dan anak panti tersebut selanjutnya akan bergabung dengan 58 panti asuhan dari 57 Distrik yang diterbangkan ke Jakarta.

img-20181107-wa0070Kegiatan tamasya bersama dilakukan untuk berbagi ceria bersama anak yatim piatu yang telah mendoakan Sriwijaya Air sehingga pada hari ini masih ada dan eksis didunia penerbangan domestik dan regional.

“Sebagai rangkaian HUT SJ (Hari Ulang Tahun Sriwijaya Air) ke-15 pada 10 November ini, kami juga akan mengadakan doa bersama karyawan yang dilakukan serentak pada pukul 10.00 WIB di seluruh Kantor Perwakilan Sriwijaya Air di Indonesia,” ungkapnya.

Presley berharap ditahun mendatang Sriwijaya Air dapat lebih maju dan berkembang khususnya di Distrik Tanjungpinang.

Ia juga menginginkan Sriwijaya Air menjadi maskapai anak bangsa yang mendunia.

(Iskandar)

Baca juga :

Top