Pemko Tpi

Beras dari Pencetus Razia Perut Lapar Dinilai Bisa Bantu 500 Warga Isoman

Pencetus Razia Perut Lapar (RPL), Bripka Zulhamsyah Putra (kiri) dan Ketua ASPC Tanjungpinang, Isnaini Bayu Wibowo (kanan).

Tanjungpinang, LintasKepri.com – Pencetus Razia Perut Lapar (RPL), Bripka Zulhamsyah Putra, mendadak datang membawa 50 Kilogram beras ke dapur umum Aksi Sosial Peduli Covid (ASPC) Tanjungpinang, Jumat (16/7) petang.

Disela-sela kesibukan sebagai polisi dan juga menjalankan Razia Perut Lapar, Zulham masih bisa meluangkan waktu memberikan bantuan tersebut untuk warga yang terkena dampak pandemi COVID-19 maupun PPKM darurat.

“Semoga 50 Kg beras ini dapat menambah porsi nasi kotak untuk warga yang membutuhkan di masa pandemi COVID-19,” katanya.

Zulham juga memotivasi masyarakat lain agar bisa bersama-sama membantu warga yang membutuhkan bantuan maupun sedang isolasi mandiri (isoman) karena terpapar COVID-19.

“Ayo kita sama-sama bahu-membahu membantu saudara-saudara kita yang lagi kesusahan di masa pandemi ini,” ajak PS Panit Sat Intelkam di Polsek Kawasan Pelabuhan Sri Bintan Pura ini.

Sementara itu, Ketua ASPC Tanjungpinang, Isnaini Bayu Wibowo, mengapresiasi apa yang diberikan oleh pencetus Razia Perut Lapar di Tanjungpinang itu.

“Luar biasa menurut saya. Karena, 50 Kg beras yang dibantu oleh saudara kita Bripka Zulham ini bisa membantu 500 warga yang sedang isoman. Semoga hal ini diikuti yang mempunyai rezeki lebih,” katanya.

Bowo juga menilai bantuan beras dari Bripka Zulham adalah beras bermerek dan berkualitas.

(dar)