Babinsa Tanjung Kumbik Ikut Pantau Rumah Warga Binaannya yang Terbakar

Babinsa Tanjung Kumbik Sertu A. Harahap, saat memantau lokasi terjadinya kebakaran dirumah warga binaannya

Babinsa Tanjung Kumbik Sertu A. Harahap, saat memantau lokasi terjadinya kebakaran dirumah warga binaannya

Natuna, LintasKepri.com – Sijago merah melahap habis rumah Ibu Meri (55) warga Desa Tanjung Kumbik, Kecamatan Pulau Tiga Barat, Kabupaten Natuna, Provinsi Kepri, pada Rabu (26/01/2019) petang, sekitar pukul 18:50 WIB.

Saat itu, Ibu Meri sedang sibuk mengisi bensin ke dalam botol, untuk dijual didepan rumahnya.

Namun naas, akibat kurang kewaspadaan, Rumah miliknya yang terbuat dari bahan kayu tersebut terbakar dengan seketika, setelah api menyambar minyak bensin yang dipompanya. Api yang menyambar tersebut berasal dari lampu pelita, sebagai penerangan utama saat mengisi minyak bensin kedalam wadah kemasan mineral untuk di jual secara eceran.

Si Jago merah saat melahap rumah kayu milik Ibu Meri.

Si Jago merah saat melahap rumah kayu milik Ibu Meri.

” Rumah Ibu Meri tidak masuk PLN, jadi menggunakan lampu pelita sebagai penerangan saat mengisi minyak bensin untuk di jual,” Terang Babinsa Tanjung Kumbik Sertu A.Harahap, melalui rilis persnya.

Dijelaskan Sertu A. Harahap, dalam musibah kebakaran, tidak ada korban jiwa, namun satu unit rumah dan seisinya ludes terbakar.

“Kami dari Babinsa dan warga sekitar segera mencoba memadamkan api dengan peralatan seadanya. Kira-kira sekitar pukul 19:30 WIB, api sudah berhasil dipadamkan. Sehingga api tidak sempat merembet kerumah warga lainnya,” ujar Anggota TNI AD dari jajaran Koramil 03/Sedanau tersebut.

Tampak rumah Ibu Meri, warga Desa Tanjung Kumbik Kecamatan Pulau Tiga Barat, saat terbakar.

Tampak rumah Ibu Meri, warga Desa Tanjung Kumbik Kecamatan Pulau Tiga Barat, saat terbakar.

Untuk menyambung hidupnya sehari-hari, Ibu Meri hanya menjual minyak bensin eceran didepan rumahnya.

“Kita belum tahu berapa kerugian materi yang dialami oleh Ibu Meri. Namun perkiraan kami, tetap mencapai puluhan juta rupiah,” pungkas Sertu A. Harahap.

Usai terjadinya musibah tersebut, Babinsa Tanjung Kumbik bersama warga lainnya, untuk sementara waktu masih berjaga-jaga disekitar tempat kejadian perkara (TKP).

Laporan : Erwin Prasetio

Baca juga :

    Top