Babinsa Cemaga dan Binjai Pantau Lahan Rawan Kebakaran di Wilayah Binaannya

Tampak Babinsa Cemaga dan Babinsa Binjai, serta Kades Binjai, saat melakukan pemantauan terhadap lahan yang rawan terjadi kebakaran.

Tampak Babinsa Cemaga dan Babinsa Binjai, serta Kades Binjai, saat melakukan pemantauan terhadap lahan yang rawan terjadi kebakaran.

Natuna, LintasKepri.com – Sejumlah Bintara Pembina Desa (Babinsa), dari Desa Cemaga, Kecamatan Bunguran Selatan dan Babinsa dari Desa Binjai, Kecamatan Bunguran Barat, bersama-sama melakukan Peninjauan terhadap sejumlah lahan yang rawan terjadi kebakaran. Pada Selasa (14/05/2019) siang.

Kegiatan siap siaga bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), yang dilakukan oleh sejumlah Anggota TNI AD dari jajaran Koramil 01/Ranai dan Koramil 03/Sedanau tersebut, dilaksanakan dibeberapa Desa berbeda, yang ada di Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).

Tepatnya di daerah Padang Hangus Desa Cemaga dan daerah Penarik Desa Cemaga Selatan, Kecamatan Bunguran Selatan. Sejumlah lahan di dua daerah yang berbeda tersebut, diketahui sangat rawan terjadi kebakaran. Karena terdapat semak belukar bercampur rumput kering, yang sangat mudah terbakar saat musim kemarau seperti saat ini.

Dua Anggota Babinsa Cemaga saat memonitoring terjainya kebakaran lahan diwilayah binaannya.

Dua Anggota Babinsa Cemaga, saat memonitoring terjadinya kebakaran lahan diwilayah binaannya.

Berdasarkan laporan yang disampaikan oleh para Babinsa yang bertugas di Kecamatan Bunguran Selatan, kepada Komandan Koramil 01/Ranai, bahwa saat dilakukan peninjauan, pihaknya tidak menemukan adanya titik api yang membakar lahan.

Dalam giat tersebut, para abdi negara itu telah melakukan pemantauan kedalam hutan, hingga sejauh kurang lebih 6 kilometer dari jalan raya di Desa Cemaga.

Selanjutnya, pemantauan dilakukan bersama Babinsa Binjai Serda Azhar Tanjung, bersama Kepala Desa Binjai, Said Muhammad Abdul Rosyid.

Terlihat Babinsa Cemaga dan Kades Binjai bersama-sama melakukan peninjauan kelokasi rawan Karhutla.

Terlihat Babinsa Cemaga dan Kades Binjai bersama-sama melakukan peninjauan kelokasi rawan Karhutla.

Dalam peninjaun tersebut, para personel TNI AD dibawah naungan Kodim 0318/Natuna itu, menemukan sejumlah titik api yang mengeluarkan asap tebal, di sekitar Sungai Merah, Desa Binjai, Kecamatan Bunguran Barat.

“Untuk diketahui, bahwa lokasi yang terbakar merupakan lahan gambut. Sehingga api susah untuk padam sendiri, jika tidak segera ada hujan turun. Apalagi lokasinya tidak bisa dijangkau oleh mobil Damkar, ini yang menjadi kendala utamanya,” terang Babinsa Binjai, Serda Azhar Tanjung.

Para Babinsa tersebut menghimbau, agar masyarakat jangan dulu untuk membuka lahan dengan cara dibakar. Karena saat ini masih terjadi musim kemarau yang berkepanjangan, yang rawan untuk terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Laporan : Erwin Prasetio

Baca juga :

    Top