Pemko Tpi

Apakah Rahma Akan Terdepak dari Pencalonan? Ini Kata Pengamat Politik

Pengamat Politik Endri Sanopaka.
Pengamat Politik Endri Sanopaka.

Tanjungpinang, LintasKepri.com – Surat pengunduran diri Rahma sebagai pengurus DPC Partai PDIP Tanjungpinang dan juga anggota DPRD setempat menimbulkan opini hingga spekulasi dini yang timbul ditengah-tengah masyarakat.

Opini dan spekulasi itu adalah apakah Rahma akan terdepak dari pencalonan sebagai Wakil Walikota Tanjungpinang apabila surat pengunduran dirinya tersebut belum ditanda tangani oleh Gubernur Kepri, atau surat sedang diproses 30 hari sebelum hari H pencoblosan.

Rahma diketahui mendampingi Syahrul bertarung melawan Lis-Maya pada pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Tanjungpinang tahun ini Juni mendatang.

Pengamat Politik Endri Sanopaka angkat bicara perihal tersebut. Endri yang telah mengikuti proses permasalahan ini dari awal mengatakan, opini atau spekulasi yang saat ini timbul ditengah-tengah masyarakat hanya karena sebuah surat. Surat itu adalah surat pengunduran diri Rahma.

“Seorang Rahma akan terdepak dari pencalonan peserta Pilkada Tanjungpinang jika surat permohonan pengunduran diri tersebut belum diterima oleh KPU selambat-selambatnya satu bulan sebelum hari pencoblosan,” kata Endri Sanopaka.

Menurutnya hal itu akan menjadi kisruh berkepanjangan apabila permasalahan tersebut tidak dapat diselesaikan dengan cepat.

Endri Sanopaka menyarankan kepada Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD ) maupun TNI/Polri setempat agar berkomunikasi menciptakan kondisi aman demi tidak terjadinya kekacauan akibat permasalahan ini.

“Keputusan dari permasalahan ini tentunya berada ditangan KPU setempat. Kita tunggu saja apa keputusan KPU nantinya, dan saya juga berharap agar permasalahan ini dapat selesai,” katanya, Selasa (1/5).

(M. Danu)