Pemko Tpi

Andi Cori Nilai Gubernur Ansar Pintar, Tapi Janji Belum Terealisasi

Andi Cori Patahuddin.

Tanjungpinang, LintasKepri.com – Salah satu tokoh di Tanjungpinang, Andi Cori Patahuddin, mengkritisi kepemimpinan Gubernur Provinsi Kepri, Ansar Ahmad yang dinilai pintar tapi janji belum terealisasi selama menjabat kurang lebih 9 bulan usai dilantik.

Awalnya ia dan rekan-rekannya melihat dan mengawasi pergerakan kepemimpinan Ansar Ahmad pada saat memimpin Kabupaten Bintan, lalu duduk di kursi DPR RI.

Seiring berjalannya waktu, Cori merasa Ansar Ahmad adalah tokoh yang patut diacungi Jempol. Selain itu, pemimpin yang dapat dicontoh.

“Makanya saya bersama kawan-kawan memilih beliau dan berjuang untuk Abangnda kita Ansar Ahmad duduk sebagai Gubernur Kepri,” ujarnya kepada sejumlah media di salah satu kedai kopi di Tanjungpinang, Kamis.

Setelah naik dan duduk menjadi Gubernur Kepri terpilih, Cori merasa ada yang janggal terhadap kepemimpinan Ansar Ahmad dalam kurun waktu kurang lebih 9 bulan.

“Saya akui dia pintar, religius dan politisi jempolan. Tapi apa yang sudah dia (Gubernur) buat untuk Kepri selama menjabat,” tuturnya.

Cori juga mengingatkan Ansar Ahmad bahwa 3,5 tahun itu adalah waktu yang tidak lama untuk menjabat sebagai kepala daerah. Jadi, ia menginginkan Ansar Ahmad berbuat sesuai harapan masyarakat selamat menjabat sebagai Gubernur Kepri.

Menurutnya, selama pandemi COVID-19 sampai saat ini, dirinya merasa masyarakat Kepri hanya mendapatkan “mimpi” penghias “bunga tidur”, bukan kenyataan yang didapat, hanya janji-janji politik kepemimpinan Gubernur Kepri terpilih, Ansar Ahmad.

“Saya lihat banyak masyarakat mengeluh soal perekonomian sejak pandemi melanda. Apalagi, saat ini saya melihat ada pengotak-ngotakan di tubuh Pemerintah Provinsi Kepri,” ungkapnya.

“Ini sudah tidak benar. Saran saya, gubernur bekerja lah sesuai apa yang diinginkan masyarakat,” tambah Cori lagi.

Dia juga menyoroti keluhan masyarakat pesisir di wilayah Pulau Dompak. Cori miris mendengarkan keluhan masyarakat pesisir tersebut dan sedikit kecewa.

“Banyak yang saya temui dan mendengar keluhan warga termasuk nelayan pesisir yang saat ini tidak dapat perhatian dari Gubernur Kepri,” katanya.

Cori pun bertanya apakah dengan kepintaran gubernur, masyarakat hanya dapat mimpi-mimpi, atau hayalan yang dibuat seakan-akan sesuai dengan harapan.

“Masak iya saya harus bilang gubernur pintar tapi kelihatan dungu di mata masyarakatnya. Tidak kan,” ucapnya.

Cori berharap Gubernur Kepri dapat segera meningkatkan perekonomian masyarakat di seluruh Provinsi Kepri di masa pendemi ini.

“Janganlah pilih-pilih. Samakan semua masyarakat selama iya memimpin Kepri ini,” katanya.

(red)